Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi tampil beda saat hendak melakukan kunjungan kerjanya ke Jepang pada Sabtu (16/12/2023). Ia memutuskan untuk mengenakan dasi kuning sebagai pelengkap jas yang dikenakan.
Warna yang dipilih untuk penggunaan dasi juga memiliki makna tersendiri.
Seperti yang dilansir melalui color-meanings.com, dasi kuning memiliki sejumlah arti.
Menurut situs tersebut, kuning kerap dihubungkan dengan matahari.
Orang yang mengenakan dasi kuning itu biasanya memiliki tujuan untuk menyampaikan kalau dirinya bersemangat dan menikmati hidup.
Selain itu, dasi kuning juga kerap diartikan sebagai simbol dari rasa optimis hingga positif.
Di sisi lain, penggunaan dasi kuning yang dipadupadankan dengan kemeja putih menandakan sebagai kesiapan untuk berbisnis.
Terpisah, Jokowi tidak secara gamblang menjelaskan alasannya mengenakan dasi kuning.
"Masa gak tahu," kata Jokowi menjawab pertanyaan awak media di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Sabtu (16/12/2023).
Baca Juga: Presiden Jokowi Pakai Dasi Kuning Saat Bertolak ke Jepang, Apa Maknanya Berdasarkan Fashion?
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan, Jokowi sempat kesulitan untuk mencari dasi yang cocok digunakan dalam lawatannya ke Jepang.
Karena itu, ia memutuskan untuk mengenakan dasi yang ada di depan matanya.
"Tadi beliau cerita kesulitan cari dasi, jadi yang ada dipakai," ucap Pratikno.
Penggunaan warna dasi juga kerap dikaitkan dengan urusan politik. Seperti halnya yang diungkapkan Wakil Ketua Umum dan Juru Bicara Partai Garuda Teddy Gusnaidi.
Menurut Teddy, warna kuning menjadi simbol posisi Jokowi saat ini.
Meski pun masih berstatus sebagai kader PDIP, namun Kepala Negara dianggapnya tidak mau lagi dikait-kaitkan dengan partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
Berita Terkait
-
Prabowo Subianto Tegaskan Lanjutkan Program Perhutanan Sosial
-
Tampil Beda, Ini Makna Dasi Kuning yang Digunakan Jokowi Saat ke Jepang
-
Padahal Jadi Anak Jokowi Paling Miskin, Gibran Rakabuming Tetap Pede Maju Cawapres
-
Pengakuan Agus Rahardjo Dimarahi Jokowi Berujung Laporan Polisi, Hasto PDIP: Bisa Dibuktikan Lewat Tes Kebohongan
-
Presiden Jokowi Pakai Dasi Kuning Saat Bertolak ke Jepang, Apa Maknanya Berdasarkan Fashion?
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Terbongkar! SP3 Kasus Nikel Konawe Utara 'Disimpan' 21 Hari oleh Pimpinan KPK Lama
-
Kereta Panoramic Jadi Tren Wisata Baru, Jumlah Penumpang Tumbuh 38,6 Persen Sepanjang 2025
-
Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan
-
Proyek Pengendali Banjir Fatmawati Dimulai, Jalan H. Nawi Bakal Menyempit Selama Setahun
-
Begini Situasi Manggarai Sore Tadi, Tawuran Warga yang Bikin Rute Transjakarta Dialihkan
-
LPSK Berkoordinasi dengan Amnesty Internasional soal Teror Kritik Penanganan Bencana Sumatra
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM
-
Tawuran di Manggarai Berhasil Dibubarkan, Lalu Lintas dan Layanan Transjakarta Kembali Normal
-
BMKG Kalteng Ingatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan
-
KPK: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Harus Disertai Regulasi Jelas dan Pengawasan Ketat