5. KAI siapkan rekayasa jalur utara
Akibat kecelakaan ini, jalur rel Haurpugur-Cicalengka yang biasa dilewati KA tujuan Tasikmalaya hingga Banjar harus ditutup sementara. Hal ini pun membuat pihak KAI menyiapkan rekayasa jalur utara agar tidak mengganggu jadwal keberangkatan kereta lainnya pasca kecelakaan ini terjadi. Setidaknya, ada 9 perjalanan kereta harus ditunda bahkan dibatalkan karena jalur kereta tak bisa dilalui.
6. Dugaan penyebab kecelakaan
Meskipun masih diselidiki soal penyebab kecelakaan, pihak PT KAI menduga adanya hambatan yang terjadi di jalur komunikasi antar kereta sehingga para masinis tidak bisa berkomunikasi dan tidak melihat bahwa kereta mereka melaju di jalur yang sama. Pihak PT KAI pun masih terus mengupayakan penyelidikan hingga nanti merilis secara resmi hasil investigasi mereka.
7. Kementerian Perhubungan minta maaf
Kecelakaan KA Bandung-KA Turangga ini menyisakan luka yang mendalam bagi para penumpang dan keluarga korban. Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyampaikan permohonan maaf dari pihak atas kejadian kecelakaan KA ini.
"Kami Kementerian Perhubungan RI memohon maaf atas terjadinya hal tersebut (kecelakaan KA) sehingga mengganggu layanan perkeretaapian di wilayah Jawa Barat," ungkap Adita dalam sebuah video pada Jumat (5/1/2024).
Kontributor : Dea Nabila
Baca Juga: UPDATE Korban Adu Banteng KA Turangga Vs KA Lokal Baraya: 4 Kru Meninggal Dunia
Berita Terkait
-
UPDATE Korban Adu Banteng KA Turangga Vs KA Lokal Baraya: 4 Kru Meninggal Dunia
-
Tugas Terakhir Julian Dwi Setiono, Masinis Korban Tragedi Adu Banteng KA Turangga vs KA Lokal di Cicalengka
-
Empat Petugas Kereta Api Meninggal Imbas Kecelakaan KA Turangga
-
Basarnas Gunakan Alat Ekstraksi untuk Evakuasi Korban Tabrakan Kereta Api di Bandung
-
Kronologi Lengkap Tragedi Bintaro, Disebut Mirip dengan Kecelakaan KA Turangga vs KA Lokal Bandung Raya
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua