Suara.com - Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga menjadi salah pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Kamis (11/1/2024).
Merujuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya yang dilaporkan ke KPK pada 2023, harta Erik mencapai Rp 15.595.539.150 atau Rp 15,5 miliar.
Kekayaan itu terdiri dari 16 tanah dan bangunan yang tersebar di Sumatera Utara bernilai Rp 12.214.000.000 atau Rp 12,2 miliar.
Alat tranportasi dan mesin berupa 10 mobil truk senilai Rp Rp 600 juta. Harta bergerak lainnya Rp 350.500.000. Kas dan setara kas Rp 2.431.039.150. Erik tercatat tidak memiliki utang.
Erik terjaring OTT bersama sembilan orang lainnya. Pada OTT itu, KPK menemukan sejumlah uang tunai yang diduga barang bukti.Perkara diduga korupsi berupa penerimaan suap.
"Yang diduga menerima pemberian hadiah atau suap," kata Wakil Ketua Nurul Ghufron lewat keterangannya dikutip Suara.com, Kamis (11/1/2024).
Ghufron belum dapat merinci secara detail kasus korupsi dan identitas pihak lain yang ditangkap, mengingat penyidik dan penyelidik masih bekerja di lapangan.
"Kami masih terus melakukan pemeriksaan dan pendalaman, setelah selesai selanjutnya kami update," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, dalam OTT yang digelar Kamis 11 Januari 2023, KPK menangkap sejumlah pejabat pemerintah di lingkungan Kabupaten Labuhan Batu. Kasusnya dugaan korupsi berupa suap.
Baca Juga: Segera Diumumkan! KPK Klaim Sudah Kantongi Nama Calon Tersangka Pungli Tahanan Koruptor
Selain itu, KPK juga turut menyita barang bukti, di antarnanya uang tunai.
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron belum dapat mengungkap materi perkaranya, karena penyidik dan penyelidik masih bekerja di lapangan.
"Kami masih terus melakukan pemeriksaan dan pendalaman, setelah selesai selanjutnya kami update," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah
-
WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!
-
Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek
-
Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi
-
Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York
-
Anggota Polresta Yogyakarta Meninggal Dunia saat Bertugas Lebaran, Diduga Akibat Kelelahan