Suara.com - Beberapa waktu lalu ketika berkampanye di Banyuwangi, Anies Baswedan kembali mengungkit soal prestasinya menutup tempat hiburan malam bernama Alexis.
Kisah itu kemudian turut mengungkit mengenai prestasi Ahok ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta yang juga sukses menyulap kawasan prostitusi Kalijodo.
Anies Baswedan diketahui bukan hanya di Banyuwangi ketika mengenang kesuksesannya menutup tempat hiburan Alexis yang diduga menjadi praktik esek-esek.
Baca juga:
- Tak Seperti Capres Lain, Anies Malah Diberi Hadiah oleh Pendukung: Beda Kelas!
- Gegara Kisah Romansa Sang Anak, Kini Muncul Gerakan Coblos Ganjar-Mahfud Jalur Alam Eca Aura
- Belum Sehari Videotron Anies Baswedan di Take Down, Kpopers: Ini di Luar Kuasa Kami
Dalam beberapa kesempatan Anies telah menyinggung salah satu prestasinya itu selama memimpin DKI Jakarta.
Ia menyebut hanya dengan selembar surat dan tanda tangan, Alexis yang konon sudah bertahan bertahun-tahun akhirnya mampu ditutup.
Tapi Anies bukanlah yang pertama sukses memberantas prostitusi di DKI Jakarta. Sebelumnya sudah ada Sutiyoso bahkan rivalnya di Pilkada DKI Jakarta 2017, Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok sudah lebih dulu membuat gebrakan dalam pemberantasan prostitusi.
Kala itu Ahok berani mengobok-obok prostitusi liar yang praktiknya sudah ada sejak tahun 1950an yang bernama kawasan Kalijodo.
Tak hanya prostitusi, di tempat itu juga jadi ajang praktik perjudian yang menurut Krishna Murti mantan Kapolsek Penjaringan dalam bukunya bertajuk Geger Kalijodo, perputaran uang dari perjudian mencapai Rp500 juta sehari.
Baca Juga: Netizen Jadi Takut, Arief Poyuono Sebut Anies Seperti Reinkarnasi Soeharto: Bahaya Dong?
Setelah sekian lama, pada 2016, Ahok memerintahkan penutupan Kalijodo. Ia butuh 20 hari untuk benar-benar membersihkan kawasan prostitusi terbesar di Jakarta Barat tersebut.
Ia merelokasi warga yang tinggal di kawasan itu ke rusun di Penjaringan, Jakarta Utara yakni di Blok A 11 Rusun Marunda.
Mengutip pernyataan politisi Nasdem, Taufiqulhadi pada 2017, bila dibanding Anies, Ahok lebih punya greget karena saat itu ia berani menutup tempat yang lebih ganas ketimbang Alexis.
"Toh dulu juga telah dilakukan hal itu oleh Ahok. Dia menutup tempat lebih ganas lagi namanya Kalijodo," katanya saat itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Menanti Vonis Empat Hari Jelang Ultah ke-27, Laras Faizati: Hadiah Terbaik adalah Kebebasan
-
Jakarta Waspada Superflu, Pramono Anung Persilakan Warga Suntik Vaksin Influenza
-
Luluk PKB: Penetapan Tersangka Gus Yaqut Harus jadi Momentum Reformasi Total Tata Kelola Haji
-
6 Fakta Kasus Yaqut Cholil Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
-
Duplik Laras Disambut Tepuk Tangan, Kuasa Hukum: Tak Ada Mens Rea, Ini Kriminalisasi!
-
Ikut Jadi Tersangka, Ini Peran Vital Gus Alex di Skandal Korupsi Kuota Haji
-
Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Janji akan Kooperatif
-
Sebut KPK Agak Lambat, Luluk Nur PKB Tetap Apresiasi Penetapan Tersangka Eks Menag Yaqut
-
Kerugian Korupsi Haji Masih Misteri, BPK Sibuk Berhitung Usai Gus Yaqut dan Gus Alex Tersangka
-
Pasar Kerja Timpang, Belasan Juta Pekerja Dipaksa Terima Upah Murah