Suara.com - Kelompok yang mengatasnamakan Pejuang PPP memutuskan untuk putar haluan mendukung calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto.
Keputusan tersebut bertolak belakang dengan DPP PPP yang mendukung pasangan capres-cawapres nomro urut 01, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Mantan wakil ketua Mejelis Pertimbangan PPP Witjaksono mengungkapkan alasan kelompoknya putar haluan mendukung Prabowo. Dia mengeklaim mayoritas suara di akar rumput partai menginginkan ke capres-cawapres nomro urut 02.
"Jadi pergeakan bukan karena inisiasi dari saya. Karena suporting dari bawah minta tolong untuk siapa yang berani memberikan suara ini hijarah ke 02," ujarnya dikutip dari kanal YouTube Total Politik, Rabu (17/1/2024).
Witjaksono menuturkan sejumlah alasan kelompoknya mendukung Prabowo di Pilpres 2024. Salah satunya, mengenai suara PPP agar masuk parliamentary threshold (PT) atau ambang batas kursi parlemen sebesar 4 persen dari total suara sah Pemilu 2024.
Dia melihat selama ini dukungan kepada pasangan Ganjar-Mahfud MD belum membawa dampak pada suara partai.
Menurutnya, PPP tidak mendapatkan efek ekor jas dari capres yang diusung sebelumnya. Sebab itu, kelompoknya menyepakati untuk berpindah haluan mendukung Prabowo Subianto.
"Niat saya baik bahwa suara PPP harus masuk di PT 4 persen," katanya.
Berdasarkan itulah, kelompoknya memutuskan mendukung Prabowo. Witjaksono menyebut keputusan kelompoknya itu sudah mendapat restu. Namun tidak disebutkan restu dari siapa yang dimaksud.
Baca Juga: Biodata dan Profil Hotman Paris: Usai Dukung Prabowo Kini Protes Pajak Hiburan Naik 40 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser