Suara.com - Komika Marshel Widianto secara blak-blakan mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
Hal itu diungkapkan pada acara deklarasi Penerus Negeri pada 28 Oktober lalu. Marshel Widianto terus terang membocorkan sosok Prabowo Subianto sebenarnya.
Mulanya, Marshel mengaku sangat bahagia bisa hadir pada acara deklarasi Penerus Negeri untuk mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
"Hari ini adalah momen berarti buat saya, karena obrolan di sosial media benar semua, bapak adalah calon Presiden paling gemoy hari ini," katanya, dikutip dari unggahan YouTube KompasTV tayang pada 28 Oktober 2023 lalu.
Bahkan, dirinya sangat yakin dan berani untuk mendeklarasikan Prabowo-Gibran karena petuah dua tokoh idola di Indonesia.
"Kenapa saya hari ini datang dan saya berani untuk mendeklarasikan diri saya mendukung bapak Prabowo dan Mas Gibran, karena saya memiliki dua idola di Indonesia ini," imbuhnya.
"Satu adalah almarhum BJ Habibie, beliau bilang ada videonya, kabarnya orang yang sangat intelektual dan penuh strategi itu adalah seorang bapak Prabowo Subianto," sambungnya.
Suami dari Yansen Indiani JKT48 ini berujar, bahwa Prabowo adalah orang yang paling ikhlas sesuai dengan ucapan almarhum Gus Dur.
"Dan juga almarhum Gus Dur pernah bilang, bahwa bapak Prabowo Subianto adalah seorang yang sangat ikhlas untuk rakyat Indonesia, bapak kalah dua kali, tapi bapak tetap untuk memberi hidup bapak untuk Indonesia," ujarnya.
Baca Juga: Gibran Ultimate Saat Debat Pilpres, Dudung Abdurahman: Ingat Bung Tomo dan Sudirman!
Baca Juga
Tarik Suara Anak-anak Muda, Ganjar Iming-imingin Ini ke Kalangan Milenial hingga Gen Z
Kutuk Penurunan Paksa Videotron Aniesbubble Di Bekasi, Timnas AMIN: Kuat Dugaan Dilakukan Penguasa!
"Itu adalah bukti bahwa bapak adalah seorang sangat ikhlas, karena bapak juga pernah bilang, bapak kalah dengan orang yang kita dukung kemarin (Bapak Jokowi), dan sekarang bapak belajar kepada bapak Jokowi itu adalah keikhlasan yang kita butuhkan untuk negeri ini," sambungnya.
Sekedar informasi, jelang debat keempat Pilpres 2024 pada hari Minggu 21 Januari 2024, elektabilitas pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka nampaknya terus meroket.
Berdasarkan hasil survei terbaru terkait elektabilitas capres dan cawapres, Indonesia Polling Stations (IPS) merilis bahwa pasangan Prabowo-Gibran unggul.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai