Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menyalurkan bantuan pangan dari pemerintahan berupa beras 10 kilogram kepada warga penerima manfaat di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (18/1/2024).
Pantauan Suara.com, Airlangga turut didampingi Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Dito Ariotedjo, Pj. Gubernur Kalimantan Barat Harisson, hingga Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F Paulus.
Airlangga menuturkan bahwa penyaluran bansos pangan ini dilakukan berdasar perintah Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
"Saya diminta bapak presiden untuk melihat penyaluran bantuan pangan yang diberikan kepada masyarakat yang besarnya 10 kilogram per bulan," kata Airlangga.
Dalam kesempatan itu, Airlangga sempat berbincang dengan beberapa warga penerima manfaat bansos pangan. Salah satunya Sumarni yang mengaku sehari-hari berprofesi sebagai pemulung.
"Pekerjaan saya Pemulung Pak," tutur Sumarni kepada Airlangga.
Sumarni mengaku sehari-hari mampu mengumpulkan uang sekira 70 ribu hingga 100 ribu. Uang tersebut dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama enam anaknya.
"Inilah hebatnya ibu kita ini. Ibu perlu beras satu bulan berapa kilo?" tanya Airlangga.
"Lima kilo aja Pak," timpal Sumarni.
"Kalau lima kilo berarti makannya dikit banget Bu," kata Airlangga disambut tawa warga.
"Bapak presiden arahkan 10 kilo sampai bulan Juni. Jadi kira-kira ibu perlu?," imbuh Airlangga.
"Perlu lah Pak. Ditambah lagi lah Pak," celetuk Sumarni.
"Kita mau tambah yang namanya bantuan langsung tunai El Nino, besarnya 200 ribu per bulan," jelas Airlangga.
Berita Terkait
-
Akhirnya Buka Suara, Airlangga Hartarto Pasang Badan Untuk Jokowi: Golkar Tidak Akan Lakukan Pemakzulan!
-
Airlangga soal Pemakzulan Jokowi: Tidak Ada, Golkar Tidak Akan Melakukan Itu!
-
Airlangga: Banyak Kader dan Senior Perlu Pemahaman bahwa Golkar Dukung Prabowo-Gibran
-
Targetkan 80 Persen Pemilih Golkar Dukung Prabowo-Gibran, Airlangga Beri Arahan Ini ke Para Kader
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari