Suara.com - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD jelang debat cawapres Pilpres 2024 pada akhir pekan nanti berikan pesan untuk anak-anak muda agar tidak tersandera.
Pesan itu dituliskan Mahfud MD di akun Twitter miliknya @mohmahfudmd. Di pesannya itu, Mahfud menyebut bahwa anak muda harus bisa menjadi orang yang merdeka.
"Jadilah orng merdeka, jangan jadi orang tersandera krn kesalahan yg dilakukannya. Orang tersandera itu kehilangan kemerdekaan, hidupnya dikendalilan oleh kekuatan di luar dirinya," tulis Mahfud MD, seperti dikutip Jumat (19/1).
Baca Juga:
Babak Baru Kasus Korupsi LNG, KPK Segera Seret Eks Dirut Pertamina Karen ke Pengadilan
Ditambahkan Mahfud bahwa kondisi tersandera itu akan terus menerus dialami jika tidak mau untuk bisa orang merdeka.
"Dan itu akan berlangsung terus. Anak-anak muda, jadilah orang gagah dan jangan sampai tersandera," ungkap Mahfud MD.
Cuitan Mahfud MD itu pun langsung mendapat respon dari warganet lainnya. Meski tidak menyebut nama, sejumlah pengguna Twitter lainnya menduga bahwa pesan itu merupakan sindiran untuk cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Pertempuran Anies-Cak Imin, Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud di Tanah Jawa Jelang 14 Februari 2024
"Langsung inget semua ketua partai yang terpaksa ngusung Gibrang sebagai Cawapres," tulis salah satu pengguna Twitter @s25***
Tak kalah menarik, di kolom komentar postingan Mahfud MD itu kemudian diduga netizen soal rumor pengunduran diri sejumlah menteri pemerintahan Jokowi.
Warganet kemudian bertanya kepada Mahfud, apakah ia termasuk orang yang tersandera? Apakah Mahfud MD mau mengundurkan diri sebagai Menkopolhukam jika tersandera?
"Klo demikian maka ada baiknya Prof segera mengundurkan diri aja, agar menteri yg lain menyusul ?" tanya salah satu akun Twitter @abu***
"Republik ini sudah sejak awal pak, termasuk Capres dan Cawaprespun tersandra dengan kepentingan partai politik," cuit akun lainnya.
"Nah kalau pembantu menjelekkan rumah tangga majikannya apa namanya pak? Merdeka ya...?" timpal akun @bh4***
Berita Terkait
-
Pertempuran Anies-Cak Imin, Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud di Tanah Jawa Jelang 14 Februari 2024
-
Cerita Mahfud MD Dibocori Jadi Cawapres Jokowi 2019 oleh Sosok Ini: Saya Disuruh Berdoa
-
Tikung Prabowo-Gibran, Elektabilitas Ganjar-Mahfud di Survei IPE Teratas karena PDIP Bisa Pisahkan Massa Jokowi?
-
Pencekalan Videotron Kampanye Anies, Bawaslu Didesak Bertindak
-
TKN Merasa Dipecut Sehabis Lihat Elektabilitas Prabowo-Gibran di Berbagai Survei
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat
-
Diangkut Mobil Tahanan ke RS Polri, Roy Suryo Bercelana Pendek, Dokter Tifa Berompi Oranye
-
Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah
-
Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global
-
Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan
-
Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR
-
KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum
-
Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan
-
Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?
-
Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar