Suara.com - Survei terbaru dari lembaga Indikator Politik Indonesia periode 10-16 Januari 2024 baru saja dirilis. Dari serangkaian hasil yang dibagikan begini kondisi terbaru mengenai elektabilitas para capres Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.
Survei dari lembaga Indikator Politik Indonesia tersebut dilakukan pasca debat capres yang melibatkan 1.200 responden dari seluruh provinsi di Indonesia.
Berdasar survei mengenai tren top of mind dari ketiga capres, diketahui bahwa Prabowo Subianto makin menguat bila dibandingkan dengan hasil di bulan Desember 2023.
Dari catatan hasil survei, Prabowo di bulan Desember meraih 41,4 persen, pasca debat melonjak menjadi 46,4 persen.
Kemudian Anies Baswedan yang sebelumnya meraup 23,2 persen di Bulan Desember 2023 turun menjadi 22,4 persen.
Sementara itu Ganjar Pranowo mengalami kondisi stagnan trennya. Dari Desember 2023 hingga Januari 2024 perolehannya masih di angka 20 persenan.
Sejurus dengan tren tersebut, berdasarkan survei menggunakan simulasi 3 nama bila pemilihan presiden digelar saat ini, nama Prabowo Subianto menempati urutan teratas dengan perolehan 48,0 persen.
Kemudian disusul Anies Baswedan di tempat kedua dengan perolehan 24,1 persen. Lalu Ganjar Pranowo di urutan ketiga dengan perolehan 21,0.
Sementara tersisa 6,9 persen yang tidak tahu atau tidak menjawab.
Baca Juga: Anies Baswedan Kocak di Live TikTok, Bingung Baca Tulisan Korea Pendukungnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Pilkada Lewat DPRD Bukan Cuma Hemat Biaya, Populi Center: Ini 4 Syarat Beratnya
-
Status Tersangka Tak Membuat Dokter Richard Lee Ditahan, Polisi Beberkan Alasan Kuncinya
-
Kritik Pedas Ryaas Rasyid: Jakarta yang Obral Izin, Daerah yang Dapat Banjirnya
-
Proyeksi MRT Jakarta: Target Monas Beroperasi 2027, Kota Tua Menyusul 2029
-
Rakyat Tolak Pilkada via DPRD, Deddy Sitorus: Mereka Tak Mau Haknya Dibajak Oligarki
-
Keberatan dengan Eksepsi Nadiem, Jaksa: Tak Perlu Cari Simpati dan Giring Opini
-
Prabowo Wanti-wanti Atlet Jangan Pakai Bonus untuk Hal Negatif
-
Soal SPPG Terafiliasi Pejabat, BGN: Hak Semua WNI!
-
Buntut Demo Agustus 2025 di Depan Polres Jakut, 60 Terdakwa Dituntut 1 Tahun Penjara
-
Polisi Tunggu Labfor Kasus Kematian Sekeluarga di Warakas, Tak Mau Terburu-buru Tarik Dugaan Pidana