Suara.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor 02 Gibran Rakabuming Raka melakukan kampanye di Papua, Jumat (26/1/2024). Gibran menyapa masyarakat di Pasar Phaara Sentani.
Momen Wali Kota Solo tersebut berkunjung ke Papua diunggah di akun TikTok miliknya.
Tampak Gibran yang ditemani istrinya, Selvi Ananda disambut antusias masyarakat Papua. Dia juga menyempatkan berkeliling pasar.
Baca Juga:
- Balas Serangan Luhut, Tom Lembong Sebut Luhut dan Bahlil Pasukan Pemadam Kebakaran
- Pengacara Minta Penahanan Siskaeee Ditangguhkan karena Alami Gangguan Jiwa: Tangannya Banyak Bekas Sayatan
- Dianggap Receh Mahfud MD, Bos PT. Sritex Akui Greenflation Sangat Penting: Terima Kasih Mas Gibran
Namun, warganet justru salah fokus terhadap kemeja yang dikenakan Gibran. Putra sulung Presiden Joko Widodo itu mengenakan baju kotak-kotak berwarna biru muda dan putih dengan gambar 'Minion'.
Minion merupakan film kartun yang identik dengan warna kuning. Warganet pun mengomentari kemeja yang dikenakan Gibran tersebut.
"kmrn naruto skrg minion penggemar kartun ku rasa mas gibran in," komentar @
Vivie920.
"salfok, knp harus minion sih baju nya," tulis akun @atikuyyy. "lucu bgtt baju nya mas gibran pasti mas kaesang mau tuh," komentar @Pisces.
"pengen bajunya mas gibran," sahut @agusjaya271. "kemejanya mas Gibran lucu," komentar @_shnd.
Baca Juga: Pernyataannya Soal Tenang Mas Gibran di Belakang Ada Saya Tuai Sorotan, Gus Iqdam Ungkap Alasannya
Pertama Kali ke Papua
Gibran mengakui ini merupakan kunjungan pertamanya ke Papua. Dia berterima kasih telah mendapat sambutan yang luar biasa.
“Ini pertama kalinya saya ke Papua dan penyambutannya sangat luar biasa, sangat hangat, saya doakan bapak ibu semuanya sehat serta dilimpahkan banyak rezeki,” katanya dikutip dari Antara.
Dia menilai, pemerataan pembangunan di Indonesia perlu dilakukan. “Pasar-pasar tradisional di Papua khususnya di Kabupaten Jayapura perlu ditambah untuk dapat membantu masyarakat meningkatkan ekonominya,” ujarnya.
Selain itu, konektivitas jalan-jalan harus dilakukan untuk memudahkan distribusi.
“Kalau jalannya belum terkoneksi dengan baik, terbangun dengan baik seperti berlubang dan belum di aspal maka harga barang, logistik apapun akan terus mahal,” katanya.
Gibran berkomitmen untuk tidak melihat pembangunan hanya ‘Jawasentris’ tetapi pemerataan pembangunan terutama di Papua.
“Selain jalan konektifitas terus dilakukan di Papua, kami juga akan membuat Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Hukum Adat guna melindungi tanah adat, hutan adat agar lebih berkeadilan lagi,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien