Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bangga dengan Timnas Indonesia yang berhasil lolos ke 16 besar Piala Asia di Qatar. Jokowi kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada Asnawi Mangkualam DKK.
Jokowi mengatakan dirinya mempunyai keyakinan prestasi sepak bola Indonesia bisa lebih baik lagi asalkan PSSI serius.
"Ya alhamdulillah, saya percaya kita bisa mebangun prestasi sepak bola Indonesia kalau betul-betul serius, betul-betul kerja keras," ujar Jokowi di Istana Bogor, seperti video yang diunggah di YouTube Sekretariat Presiden seperti dikutip, Jumat (26/1/2024).
"Dan saya ingin ucapkan selamat pada timnas kita yang lolos 16 besar, selamat juga untuk PSSI, ini adalah sejarah buat sepak bola Indonesia," Jokowi menambahkan.
Pada laga 16 Piala Asia, Timnas Indonesia bakal menghadapi Australia pada Minggu 28 Januari. Kepala Negara kemudian berharap tim asuhan Shin Tae-yong mampu memetik poin kemenangan.
"Kita harapkan di pertandiangan 16 besar yang pertama dengan Australia, bisa memetik poin. Selamat-selamat," jelasnya.
Lolos 16 Besar
Sebelumnya tim nasional Indonesia lolos ke putaran 16 besar Piala Asia 2023 setelah Kirgistan menahan imbang Oman dengan skor 1-1 pada pertandingan terakhir Grup F di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Kamis (25/1).
Hasil imbang tersebut membuat Oman hanya mengumpulkan dua poin dari tiga pertandingan, dan berada di posisi keenam klasemen mini antar tim-tim peringkat ketiga. Sedangkan Timnas Indonesia berada di posisi keempat dengan koleksi tiga poin.
Baca Juga: Head to Head Australia vs Timnas Indonesia: The Socceroos Superior, Skuad Garuda Pernah Menang?
Selanjutnya Timnas Inonesia bakal lawan Australia di laga 16 besar Piala Asia pada Minggu (28/1/2024) malam.
Berita Terkait
-
Asnawi Mangkualam Gabung Port FC, Pemain Timnas Thailand Beri Sambutan
-
Ukir Sejarah, PSSI Apresiasi Kinerja Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
-
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Kurang Fair Play di Piala Asia 2023, Iri?
-
Head to Head Australia vs Timnas Indonesia: The Socceroos Superior, Skuad Garuda Pernah Menang?
-
Profil Australia: Daftar Pemain hingga Pelatih, Lawan Timnas Indonesia di Babak 16 Besar Piala Asia 2023
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Sudinsos Jakbar Buru Wanita Viral Hobi Makan Gratis dan Tak Bayar Ojol: Warga Resah
-
Yaqut Ungkap Alasan Pembagian Kuota Haji 2024: Satu-satunya Pertimbangan Adalah Hibtun Nafsi
-
Beda dari NasDem, Golkar Usul Parliamentary Threshold 5 Persen: Moderat dan Tetap Representatif
-
Pasukan Banser Kawal Ketat Sidang Praperadilan Eks Menag Yaqut di PN Jaksel
-
Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kawal Akurasi Data Penerima Bansos dari Tingkat Desa
-
Microsleep Picu Tabrakan Dua Bus Transjakarta di Koridor 13, Pramono Minta Operator Disanksi
-
Aktivis UNY Perdana Arie Resmi Bebas dari Lapas Cebongan, Tegaskan Tetap Suarakan Keadilan
-
KPK Tak Hadir hingga Sidang Praperadilan Gus Yaqut Ditunda, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Pramono Stop Izin Bangun Lapangan Padel di Pemukiman, yang Sudah Buka Operasional Sampai Jam 20.00
-
Sidang Praperadilan Perdana Gus Yaqut Digelar, KPK Absen dan Ajukan Penundaan Sidang