Suara.com - Sejumlah artis dan selebritis tanah air ikut meramaikan kontes Pilpres 2024 dengan menjadi pendukung para pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.
Di barisan paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), ada sejumlah komika dan pekerja seni yang memberikan dukungan seperti David Nurbianto dan Abdur Arsyad.
Kubu paslon 02 Prabowo-Subianto-Gibran Rakabuming Raka lebih ramai lagi. Artis-artis tenar seperti Raffi Ahmad, Atta Halilintar, berada di belakang Prabowo-Gibran.
Di paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD tidak kalah dengan dua paslon lain. Sejumlah influencer seperti Thariq Halilintar, Eca Japasal dan Fuji, ikut dalam barisan pendukung 03.
Namun ada juga artis yang belum menentukan pilihannya seperti aktor Fedi Nuril. Walau begitu, Fedi tegas tidak akan memilih paslon 02.
"Dua minggu lagi, insyaallah, Pemilu. Gue masih belum menentukan pilihan capres, tapi gue udah pasti gak bakal pilih 02," tegas Fedi sambil memberi tagar asalbukan02 di akun X.
Pernyataan Fedi Nuril ini ditanggapi seorang netizen yang menilai pemain Film "Ayat-ayat Cinta" itu melakukan kampanye hitam terhadap paslon 02.
"Lu habis dikecewain apa bang sampai jadi haters gini? Awkwkwk. Artis-arits yang lain normal dukung doang tanpa black campaign. Lah si Fedi Nuril malah ngajak orang-orang gak pilih paslon tertentu," ujar netizen dengan akun @DeilyUpdate.
Komentar netizen ini dibalas menohok oleh Fedi Nuril. Menurut dia, dirinya tidak ingin terduga penculikan aktivis 98 menjadi presiden.
Baca Juga: Ada Manuver Asing Jegal Gerakan Boikot Israel, 3 Paslon Wajib Lakukan Ini
"Gue cuma gak mau terduga pelaku penculikan aktivis ‘98 jadi presiden," tutur Fedi Nuril.
Fedi Nuril mengatakan dirinya tidak pernah mengajak orang lain untuk tidak memilih 02. Fedi mengaku hanya membuat pernyataan dirinya tidak akan memilih paslon Prabowo-Gibran.
"Membaca saja kamu sulit. Gue gak ngajak orang lain. Gue cuma menyatakan gak akan milih 02," tegas personel band Garasi ini.
Berita Terkait
-
Ada Manuver Asing Jegal Gerakan Boikot Israel, 3 Paslon Wajib Lakukan Ini
-
Komentari Prabowo Subianto yang Meminta Maaf di Debat Capres Terakhir, Kiky Saputri: Terima Kasih sudah Gentle
-
Nonton Debat Capres Bareng Pratama Arhan dan Andre Rosiade, Azizah Salsha Santai Tenteng Tas Ratusan Juta
-
Pratama Arhan Pilih Tonton Debat Capres Bersama Istri, TC Suwon FC Ditinggalkan?
-
Tutup Debat, Ganjar: Kita Harus Melawan Politik Dinasti!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan