Suara.com - Tujuh dari sembilan tersangka yang ditangkap karena membocorkan informasi ke agen mata-mata Israel Mossad dari Turki ditahan oleh Pengadilan di Istanbul pada Senin (5/2/2024).
Kabar itu disampaikan oleh lembaga peradilan dan keamanan kepada Anadolu.
Selain penahanan tujuh tersangka yang sudah memberikan pernyataan ke jaksa penuntut umum, dua tersangka lainnya telah dirujuk ke peradilan pidana atas permintaan langkah pengendalian yudisial. Begitu pernyataan dari sumber yang identitasnya dirahasiakan.
Organisasi Intelijen Turki (MIT) memutuskan bahwa Mossad telah mengumpulkan informasi biografi, melakukan pengintaian, dokumentasi foto dan video, pelacakan langsung, serta pemasangan alat pelacak melalui agen swasta di Turki.
MIT dan Direktorat Jenderal Keamanan meluncurkan operasi gabungan di Istanbul dan Provinsi Izmir untuk menangkap para tersangka.
Dalam operasi yang digelar serentak, polisi berhasil menangkap tujuh dari sembilan tersangka dengan menggunakan surat perintah. Dua di antaranya terlebih dahulu ditangkap. (Antara)
Berita Terkait
-
4 Film Horor Dibintangi Kiki Narendra, Ada Kereta Berdarah dan Pasar Setan
-
Pantas Duit YouTube Rp3,5 M Dianggurin, Ini Sumber Penghasilan Richard Lee yang Lebih Cuan
-
Respons Putusan DKPP Soal Pencalonan Gibran, Ketua DPR Puan: Tindak Lanjut Sesuai Aturan
-
Diisukan Isi Kampanye Akbar AMIN di JIS, Iwan Fals Dikenal Sebagai Musisi Kritis
-
Sebelum Nikahi Ria Ricis, Teuku Ryan Ternyata Punya Prestasi Ini di Dunia Entertainment
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan