Suara.com - Masih ingat dengan Bio Paulin, eks Persipura dan Sriwijaya? Pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu bikin heboh publik di platform media sosial setelah lama tak terdengar kabarnya.
Bio Paulin di kontestasi Pemilu 2024 ternyata maju menjadi calog legislatif alias caleg DPRD Kota Jayapura, Papua dari partai Gerindra. Informasi mengenai majunya Bio Paulin di Pemilu 2024 jadi pembicaraan publik di platform X.
Mengutip dari laman resmi infopemilu.kpu.go.id, Bio Paulin menjadi caleg Gerindra di daerah pemilihan (dapil) 4 wilayah Abepura dengan nomor urut 11. Di dapil 4 ini, Bio Paulin akan memperebutkan kursi di DPRD yang dialokasikan sebanyak 10 kursi.
Baca juga:
- Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Jokowi Tak Teruskan Cita-cita Soekarno, Ahok: Harusnya Kalteng
- Gibran Dikerubungi Mak-Mak Saat Kampanye: Mbak Selvi Gimana Perasaannya
- Berbeda Kubu dengan Anang Hermansyah di Debat Capres Terakhir, Sikap Aurel Dipuji
Selama proses kampanye Pemilu 2024, Bio Paulin cukup aktif memperkenalkan dirinya ke masyarakat di Abepura. Hal itu bisa dilihat dari video-video yang diunggahnya ke akun Tiktok miliknya @biopaulin51
Ia misalnya turun ke masyarakat untuk bersosialisasi. Salah satu video bahkan tunjukkan usaha Bio Paulin dengan membuat mobil miliknya dipasang poster dirinya dan bendera bergambar Prabowo-Gibran.
Di salah satu unggahan video akun Tiktok miliknya, Bio Paulin meminta doa dan dukungannya dari masyarakat.
"Amin, saudara-saudara. Mohon doa dan dukungannya," tulis eks pemain Sriwijaya tersebut.
Bio Paulin lahir di Nanga Eboko, Kamerun pada 15 April 1984. Ia resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada 23 Mei 2015.
Baca Juga: Benarkah Ahok Sengaja Gabung Kubu Ganjar-Mahfud Untuk Cegah 01 Dan 03 Bersatu?
Pemain bernama lengkap Bio Paulin Pierre itu menjalani debut di Timnas Indonesia saat melawan Myanmar pada 30 Maret 2015. Yang menarik dan mungkin banyak yang jarang mengetahui, Bio Paulin ternyata seorang anak Jendera di Kamerun.
Ayah Bio Paulin bukan sosok sembarangan di Kamerun. Ayah Bio Paulin seperti diungkapnya di kanal Youtube Sport77Official ialah Jenderal bintang tiga.
"Bapak saya dulu tentara di Kamerun, tapi ia bertugas di Prancis," ungkap Bio seperti dikutip, Rabu (7/2).
"Ia adalah Komandan pasukan dari Kamerun yang ke Prancis untuk mengajari berperang," sambungnya.
Masih dari sumber yang sama, Bio Paulin mengatakan bahwa sebenarnya sang ayah tak ingin ia memiliki karier di sepak bola. Sang ayah menginginkan Bio Paulin untuk berkarier di militer.
"Tapi saya keras sampai akhirnya dia mengizinkan (berkarier di sepak bola). Kalau itu yang kamu pilih, semoga kamu sukses" ucap Bio menirukan ucapan sang ayah.
Berita Terkait
-
Benarkah Ahok Sengaja Gabung Kubu Ganjar-Mahfud Untuk Cegah 01 Dan 03 Bersatu?
-
Pesan Surya Paloh Kepada Penyelenggara Pemilu: Kembalilah ke Jalan yang Benar!
-
PSSI: Kelanjutan Naturalisasi Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye Menunggu Reses DPR
-
Jajaran Elite Gerindra Rayakan HUT ke-16 Partai Secara Sederhana, Ini Kata Prabowo
-
Faktor Jokowi, Kelompok Perempuan Tionghoa Dukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel