Suara.com - Seorang ibu berusia 82 tahun berdialog seru dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait capres cawapres di Pilpres 2024. Si ibu dalam video mengatakan bahwa ia jatuhkan pilihan kepada Prabowo-Gibran.
Di dalam video tersebut, Ahok menguraikan alasan-alasan bagaimana kinerja Jokowi, Prabowo dan Gibran. Si ibu kemudian menyebut bahwa Prabowo kelak akan melanjutkan cita-cita Jokowi terkait pindahnya ibu kota ke Kalimantan Timur (Kaltim).
"Bukankah dia (Prabowo) melanjutkan Jokowi. Apa yang dicita-citakan Soekarno memindahkan ibu kota," ungkap si ibu berbaju merah itu seperti dikutip, Selasa (6/2).
Mendengar pernyataan si ibu, Ahok kemudian mengatakan bahwa sebenarnya ibu kota itu pindah ke Kalimantan Tengah (Kalteng) bukan Kaltim seperti cita-cita Soekarno.
"Aduh ibu, pindah ibu kota, Soekarno maunya ke Kalimantan Tengah, bu. Sekarang ibu tahu nggak pindah ke Kalimantan Timur. Bagi tanah orang yang sudah dikuasai orang banyak. 2juta 3 juta per meter," jawab Ahok.
Ahok kemudian singgung soal tanah-tanah yang nantinya bakal digarap program IKN. Ahok mempertanyakan tanah yang mau dibangun itu dibayar oleh siapa.
"setiap jengkal tanah mau dibangun bayar orang.-orang itu siapa? Geng geng samua," ucap eks Gubernur DKI Jakarta itu.
Tugu Jadi Bukti Sejarah Cita-cita Soekarno
Mengutip dari sejumlah sumber, apa yang disampaikan Ahok memang sesuai dengan fakta sejarah. 17 Juli 1957, Presiden Soekarno meletakkan batu pertama pembangunan kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Sampai saat ini, jejak sejarah bahwa Soekarno ingin kelak Kalteng jadi ibu kota Indonesia bisa dilihat lewat tugu Dewan Nasional di Museum Bahagai yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut km 2 Palangka Raya.
Tugu tersebut kurang lebih bertinggi kurang lebih 5 meter dengan maskot sebuah guci. Tugu ini menjadi bukti sejarah bahwa Soekarno memiliki gagasan awal pembangunan calon ibu kota Indonesia di masa depan.
Tugu itu sendiri diperintahkan Soekarno diresmikan oleh Roeslan Abdulgani pada 1958. Posisi tugu tersebut menjadi penanda lokasi calon ibu kota negara Indonesia di masa depan.
Sementara itu, cucu pahlawan nasional Tjilik Riwut, Clara Anindita pada video Roesaln Abdulgani mengatakan bahwa kakeknya tersebut memang memperjuangkan agar daerah di Kalteng kelak jadi ibu kota Indonesia di masa depan.
"Karena kepentingan asing sudah banyak, maka Ibu Kota harus dipindahkan keluar Jakarta,” kata Roeslan Abdulgani.
Usulan Tjilik Riwut kemudian disetujui oleh Dewan Nasional dan Presiden Soekarno kemudian membentuk panitia khusus untuk membahas hal tersebut.
Berita Terkait
-
Komnas HAM Hingga LPSK Peringatkan Jokowi: Bansos dan Wewenang Jangan Disalahgunakan untuk Pemenangan Paslon..
-
Ahok Bongkar Pengakuan Presiden 3 Periode Megawati, Ingin Berkuasa Lebih Lama?
-
Tugu Ini Jadi Bukti Ucapan Ahok Soal Kalteng Calon Ibu Kota Bukan Asal Ngoceh
-
Pemerintah Setop Pemberian Bansos Beras 10 Kg
-
Mantap di Barisan Ganjar, Ini Pesan Basuki Tjahaja Purnama buat Ahokers
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Puji Setinggi Langit Indonesia di Piala AFF 2026, Tijjani Reijnders Nyesel Lebih Pilih Belanda?
-
Biaya Belanja Bisa Bengkak, Harga Bawang Merah hingga Beras Mulai Merangkak Naik
-
6 Titik Nadi Terbaik untuk Semprot Parfum agar Sillage Maksimal
-
Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas
-
Rupiah Akhirnya Tembus di Bawah Rp18.000 Pagi Ini, Dipicu Harapan Damai Timur Tengah
-
Bakal Diteror Mitchell Baker, Kiper Vietnam Gemetar: Akui Timnas Indonesia Bukan Lawan Mudah
-
UMKM Mulai Go Digital, Transaksi QRIS Jadi Andalan Dongkrak Penjualan
-
Kabar Duka, Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia
-
Apa Itu Mini Velo? Ini 4 Rekomendasi Sepeda Paling Bagus dan Awet untuk Bike To Work
-
Koperasi Desa Merah Putih Kini Pasok Lele untuk Program MBG