Suara.com - Ganjar Pranowo, Calon presiden nomor urut 3, mengakui dirinya telah semeleh atau berserah pasrah menjelang pencoblosan Pemilu 2024, Rabu (14/2/2024) pagi ini.
Hal tersebut diungkapkan Ganjar saat hendak pergi dari rumahnya di Kalasan Residence C-01, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah menuju TPS, sekitar pukul 08.00 WIB.
"Kalau urusan seperti ini mesti semeleh," kata Ganjar.
Dia mengatakan, semua upaya sudah dilakukan bersama cawapres pendampingnya Mahfud MD, selama masa kampanye.
Sementara saat hari pencoblosan, ia dan Mahfud MD hanya berserah diri karena semua keputusan kepemimpinan berada di tangan masyarakat.
Ganjar dijadwalkan mencoblos di TPS 11 Kelurahan Lempongsari, Kota Semarang. Dia mengatakan, awalnya ingin berolahraga pagi sebelum ke TPS. Tapi niat itu urung lantaran cuaca tak mendukung.
"Tadi rencananya mau lari pagi, tapi hujan, enggak jadi," kata Ganjar.
Sementara Anwar Rocip, Ketua RT 1/RW 2 Kelurahan Lempongsari, menjelaskan Ganjar beserta keluarga akan menggunakan hak suara di TPS daerahnya dengan status pemilih tambahan.
"Total ada 12 orang pemilih tambahan di TPS 11. Kalau jumlah daftar pemilih tetapnya ada 293 orang," kata dia.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Urung Lari Pagi Sebelum ke TPS 11 Untuk Mencoblos, Mengapa?
Dia menjelaskan, informasi perpindahan tempat pencoblosan Ganjar sudah disampaikan sebelumnya oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Hendrar Prihadi, yang juga akan menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan itu.
"Disampaikan Pak Hendi ada 12 anggota rombongan Pak Ganjar yang akan pindah memilih," katanya.
Menurut dia, tidak ada persiapan berlebihan untuk TPS 11 dalam menyambut hari-H pencoblosan.
"Tema nasional dengan latar belakang seperti langgung pesta pernikahan. Besok 'kan peristiwa sakral untuk memilih pemimpin," katanya.
Selain itu, lanjut dia, para petugas KPPS juga akan menggunakan baju batik sebagai simbol nasionalisme.
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo Urung Lari Pagi Sebelum ke TPS 11 Untuk Mencoblos, Mengapa?
-
TPS 09 Kemayoran Jakarta Pusat Ambruk Jelang Pencoblosan, Tak Kuat Diterpa Hujan
-
Masih Diguyur Hujan, Begini Suasana TPS 10 Gambir Tempat Jokowi Mencoblos Bareng Iriana
-
Sebelum Mencoblos Cak Imin Sarapan Tiga Telur, Batal Ziarah Karena Hujan
-
Usai Mencoblos, Prabowo Dan Gibran Akan Nobar Hasil Qoick Count Pilpres 2024
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer