Suara.com - Para pendukung pasangan calon atau paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD, makin aktif melakukan pendekatan dengan pendukung paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Para pendukung tersebut makin meramaikan aplikasi Twitter, X.
Di aplkasi pendukung Ganjar dengan nama ikon pinguin bernama Topan atau Tim Penguin Nasional mulai melakukan pendekatan dengan pendukung Anies yang lebih dahulu menamakan diri Anies Bubble.
Topan pun percaya diri melakukan pendekatan dengan Anies_Bubble atau akrab dipanggil Abel. Pendekatan ini pun seolah menjadi ajakan koalisi para pendukung keduanya.
Bahkan Topan pun mengunggah ulang pernyataan dari Ganjar mengenai restu untuk melakukan 'ngadate koalisi'.
Baca Juga:
Mahfud MD Ngaku 4 Hari Putus Kontak dengan Ganjar Pranowo, Isu Dibuang Menguat
Ternyata Segini Harga Jam Tangan Mayor Teddy, Netizen: Sangat Sederhana Buat Seorang Ajudan Prabowo
Pendidikan Mentereng Anak Kembar Komeng, Lulusan Sekolah Internasional
"Hehehe, semoga segera nyusul nge-date juga ya," ucap Ganjar membalas soal malam minggu yang menjadi cuitannya.
Baca Juga: Review Film Ali Topan, Adaptasi Sebuah Romansa Bad Boy dari Materi Lawas
"Masa tadi ada helikopter lewat baling2nya suaranya kenceng bgt, “abelabelabelabelabel” ujar Topan seolah bikin kode pada Abel.
Pendekatan ini pun kemudian ramai didukung oleh pendukung lainnya. Bahkan seolah pendekatan anak muda, Topan melakukan perjalanan ke Abel yang tengah berada di Jakarta.
Sayangnya ajakan ngadate koalisi dari pendukung Ganjar ini belum mendapatkan sambutan dari pendukung Anies Baswedan.
Terakhir Anies_Bubble atau Abel hanya menuliskan cuitan yang masih fokus pada pendukungan pada Anies Baswedan.
'let’s stroll around and #TakeAniesLookatJakarta instead!' ujarnya.
Namun pendukung Anies lainnya beranggapan jika Abel masih sayang abah Anies Baswedan ketimbang pada Topan yang tengah ugal-ugalan melakukan pendekatan pada dirinya.
Tag
Berita Terkait
-
1 Pendukung Ganjar Pranowo Masuk Rumah Sakit Terkena Gangguan Jiwa
-
Tak Mau Kalah Nih, Pendukung R-API Klaim Anies-Muhaimin Menang hingga Serukan Perlawanan
-
Review Film Ali Topan, Adaptasi Sebuah Romansa Bad Boy dari Materi Lawas
-
Perankan Cewek Garang di Film Ali Topan, Lutesha Nekat Belajar Motor Kopling Bintaro-Jakarta
-
Demi Ali Topan, Jefri Nichol dan Lutesha Alami Cedera di Kaki dan Tangan
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun