Suara.com - Anies Baswedan di tiap momen kampanye Pilpres 2024 kerap jadi rebutan para pendukungnya untuk berfoto selfie. Sebuah momen lucu memperlihatkan saat seorang bapak ingin selfie dengan Anies yang duduk di sebelahnya.
Pada video yang diunggah oleh akun @cemilanpedas.idn, terekam momen saat seorang bapak yang kenakan baju putih duduk di sebelah Anies Baswedan.
Si bapak kemudian mengeluarkan ponsel miliknya. Tampak ia memutar-mutar ponsel pintarnya itu. Dari mode kamera depan hingga kamera belakang.
Baca Juga:
- Cak Imin Hilang dari X, Buntut Koreksi Pernyataan Anies Baswedan?
- Tanggapi Perolehan Suara Ayahnya yang hanya 17 Persen, Alam Ganjar Asyik Sebat Bareng Rekannya
Sementara Anies tengah sedang berbincang dengan lelaki lain berbaju warna biru. Tak mau ganggu Anies yang sedang berbincang itu, si bapak tampak masih sibuk mengarahkan kamera ponselnya ke Anies.
"Hidup lagi capek2nya malah liat bapak ini bingung mau selfie bareng Anies," tulis narasi pada video tersebut seperti dikutip, Sabtu (24/2).
Si bapak lalu membalikkan ponsel miliknya dengan mode kamera belakang. Ajudan Anies yang berdiri di belakang tampak memperhatikan gerak-gerik si bapak.
Tanpa mengeluarkan satu kata pun, si bapak langsung mengarahkan kamera ponselnya ke Anies. Pasangan Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024 itu kemudian tersadar dengan tingkah si bapak.
Anies pun senyum dan membantu si bapak yang ingin foto selfie dengannya. Anies lalu memgambil ponsel si bapak dan kemudian berselfie dengan si bapak.
Baca Juga: Hak Angket Tak Hanya Omon-omon Butuh Kerja Politik Nyata, Pengamat: Prosesnya Rumit
Si bapak pun tunjukkan Wajah semringah usai berforo selfie dengan Anies. Video ini pun mendapat banyak komentar dari pendukung Anies-Muhaimin di Instagram.
"Pak Anis juga pernah mampir ke masjid dekat rumah saya di jalan buncit raya untuk sholat Maghrib berjamaah, karena kalau sore jalan buncit emang macet , fix bukan pencitraan karena ngga ada kamera yang ngikutin , terbaiklah pak Anis," komentar salah satu pengguna Instagram.
"yaa Allah, ridhoilah bapak Anies Rasyid Baswedan hingga benar-benar menjadi presiden NKRI 2024," harap salah satu netizen.
Berita Terkait
-
Hak Angket Tak Hanya Omon-omon Butuh Kerja Politik Nyata, Pengamat: Prosesnya Rumit
-
Apesnya Ratu Dangdut Elvy Sukaesih: Niat Bela AMIN dan Sebut Pilpres Curang, Malah Banjir Hujatan
-
Pesan Menohok Mahfud MD: Video Pemimpin Dzalim Dihabisi Rakyat, Sindir Siapa?
-
Detik-detik Sosok Ini Rebut Mic dari Tangan Anies, Ekspresi Abah di Luar Dugaan
-
Romantisme Kocak Cak Imin: Ulah Isengnya Bikin Istri Salah Tingkah
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
Terkini
-
Jelang Diperiksa Polisi, Rocky Gerung akan Jelaskan Metodologi Penelitian Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Bawa HP dan Google Drive, Ahok Siap Buka-bukaan di Sidang Korupsi Pertamina Rp285 T
-
DPR Gelar Rapat Paripurna Hari Ini, Keponakan Prabowo Bakal Disahkan Jadi Deputi Gubernur BI
-
POLLING: Lihat Begal Beraksi, Kamu Pilih Minggir atau Tabrak?
-
Nadiem Diduga Andalkan 'Circle' di Kemendikbud, Jaksa: Korupsi Laptop Bikin IQ Anak Jeblok
-
Diperiksa 10 Jam oleh KPK, Bos Maktour Bantah Gunakan Kuota Ilegal Haji 2024
-
Meski Autopsi Ditolak Keluarga, Polisi Tetap Selidiki Kematian Lula Lahfah, Kenapa?
-
Polisi Tunggu Kehadiran Reza Arap untuk Diperiksa sebagai Saksi Kematian Lula Lahfah
-
BNPA dan FK UI Siapkan Pendampingan Psikologis Jangka Panjang untuk Korban Banjir Sumatera
-
KPAI: Narasi Penolakan MBG Keliru, Anak Butuh Pendekatan Psikologis dan Medis