Suara.com - Alfiansyah Komeng sukses meraih suara terbanyak DPD Jawa Barat pada Pemilu 2024. Perolehan suara Komeng melewati caleg-caleg DPD Jawa Barat lainnya.
Dari data real count KPU RI yang diakses Minggu (25/2) telah mengumpulkan suara sebanyak 2.288.020 atau 18.84 persen. Paling tinggi diantara caleg-caleg DPD Jawa Barat lainnya.
Data yang masuk di laman resmi KPU untuk suara DPD Jawa Barat sudah mencapai 64,06 persen atau 89972 dari 140457 TPS.
Pencapaian Komeng di Pemilu 2024 jadi sorotan tersendiri. Apalagi pria dengan jargon Uhuy itu semasa Pemilu 2024 tidak pernah melakukan kampanye.
Soal alat peraga kampanye (APK) pun terbilang tidak ada. Komeng hanya 'bermodalkan' foto kocaknya di surat suara yang menarik para pemilih untuk menyoblosnya di Pemilu 2024.
Selain foto kocaknya, publik yang ramai-ramai menyoblos Komeng pada 14 Februari 2024 juga terkesan dengan visi misi pelawak yang dulu tergabung di grup Diamor.
Menariknya, ternyata Komeng juga memiliki tim sukses (timses) selama kampanye Pemilu 2024. Sahabat Komeng, Jarwo Kwat (JK) dalam kanal Youtube miliknya ungkap lelaki mualaf yang ternyata jadi timses Komeng.
Hal itu diceritakan JK saat ia mengantar Komeng mendaftar sebagai caleg DPD Jawa Barat di KPU Jawa Barat. Jarwo menceritakan saat itu, ia ditelepon Komeng untuk minta diantar mendaftar ke KPU.
Jarwo kemudian menyebut sejumlah nama pelawak yang ikut mengantar Komeng seperti Bopak dan juga Rudi Sipit. Nama terakhir ini yang kemudian disebut Jarwo sebagai timses Komeng.
Baca Juga: Jubir Prabowo Sebut Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo Provokatif soal Parlemen Jalanan
"Pak Rudi? Rudi Sipit, ikut juga dia (mengantar Komeng mendaftar ke KPU). Dia (Rudi Sipit), timsesnya tuh, makanya abis tuh (rambutnya), puyeng" kata Jarwo seperti dikutip.
Rudi Sipit bukan sosok asing bagi Komeng dan Jarwo. Ketiganya bersama Mamo pernah tergabung di grup lawak Diamor. Sosok Rudi Sipit ialah pelawak senior yang dianggap sebagai guru lawak Indonesia.
Rudi Sipit dengan Komeng memiliki hubungan sangat erat sebagai seorang sahabat. Komeng yang menjadi saksi saat Rudi Sipit memutuskan memeluk Islam alias mualaf.
Rudi mengaku pindah agama sebanyak dua kali. Sebagai keturunan Chinese awalnya dia penganut keyakinan Kong Hu Chu dan kemudian berpindah agama Katolik.
"Cerita sama Komeng, 'Meng gue dibangunin, gue disuruh sholat, gimana ya, gue kan enggak paham? Terus gimana Meng kalau gue masuk Islam?'. Terus Komeng bilang 'Wah jangan, penuh'. Gue bilang, 'Penuh? Emang mobil'. Wah itu ada-ada aja tuh," kata Rudi Sipit seperti dilihat dari tayangan Youtube Humoria Indonesia.
Berita Terkait
-
Jubir Prabowo Sebut Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo Provokatif soal Parlemen Jalanan
-
Dear Komeng, Ini Ada Pesan Menohok dari Jarwo Kwat: Kalau Udah Enak Biasanya Lupa
-
Diduga Stres Gagal Jadi Caleg, Pria Ini 'Halu' Pakai Jas Setiap Hari
-
15 Daftar Nama Caleg Artis Bakal Lolos ke Senayan Pemilu 2024, Komeng Sampai Verrel
-
Didikan Komeng ke Anak Jadi Sorotan Warganet Gegara Bagus dan Ganteng Jual Mobil Diam-diam
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
-
Resmi Ditahan, Gus Yaqut Lebaran di Rutan KPK
-
Banser Bakar Baju Usai Gus Yaqut Pakai Rompi Oranye Tahanan: KPK Zhalim!
-
Usai Diperiksa dalam Kasus Haji, Gus Yaqut Ditahan KPK dan Tutupi Borgol Pakai Buku
Terkini
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: ASIsrael Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen
-
Dua Tanker Diledakkan, Iran Kirim Ultimatum: Harga Minyak Akan Melonjak Brutal!
-
Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan
-
Dubai Diguncang Drone Iran! Eks Bos Leeds United Sebut Pemerintah UEA Sensor Ketat
-
Peringati Hari Wanita Sedunia, Mahasiswi di Aksi Kamisan: Perempuan Masih di Hierarki Terbawah
-
Data Dukcapil: Junaidi dan Nur Hayati Jadi Nama Paling Banyak Dipakai di Indonesia
-
BPKH Salurkan 108.075 Paket Sembako Ramadan 2026, Cek Sebaran Wilayahnya