Suara.com - Viral video yang memperlihatkan aksi heroik seorang pria diduga anggota TNI bertugas sebagai Paspampres menggagalkan kawanan begal di Desa Lubangbuaya, Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Pada video yang beredar viral itu, terlihat seorrang pria berlari dari di halaman rumah dan menuju jalan raya. Tak berselang lama, muncul dua motor yang melaju cukup kencang.
Pria bertelanjang dada itu kemudian melepaskan tendangan maut dan mengenai salah satu motor yang diduga sebagai kawanan begal tersebut. Terlihat motor terduga pelaku begal itu langsung terjatuh.
Aksi heroik pria tersebut membuat pelaku begal kabur meninggalkan motor yang dirampas itu. Di dalam video terlihat bahwa pria diduga Paspampres itu juga mengalami luka dan tengah diobati warga sekitar.
"Dalam kronologi yang diceritakan dalam video, peristiwa bermula ketika ia mendengar suara teriakan meminta bantuan. Ia segera keluar dan melihat dua motor melaju dengan kecepatan tinggi," tulis unggahan akun Infobekasi Official seperti dikutip, Selasa (27/2).
"Ia lalu mengambil ancang-ancang dan menendang motor di depan, hingga jatuh. Usai menendang, ia tak bisa menghindari motor motor satu lagi. Ia pun tertabrak hingga terpental sejauh tiga meter,"
Dari informasi yang dihimpun, dua pelaku kabur dengan satu motor. Sementara pria yang gagalkan aksi begal itu mengalami luka di rahang, dada dan memar di betis.
Video ini pun ramai dikomentari para netizen yang memuji aksi heroik pria tersebut.
"Ini TNI asli," tulis salah satu netizen.
Baca Juga: Viral Bule Ngamuk di Bolmut, Protes Suara Berisik Pleno Rekapitulasi Pemilu Sampai Tengah Malam
"Pak tni @puspentni, liat Anggota kalian sangat keren real membela rakyat !! Tolong beri apresiasi setinggi-tingginya pak yok temen temen bantu tag @puspentni," tambah netizen lain.
Berita Terkait
-
Viral Bule Ngamuk di Bolmut, Protes Suara Berisik Pleno Rekapitulasi Pemilu Sampai Tengah Malam
-
Siapa Erlin Suastini, Paling Berani Terobos Jokowi dan Kebal Diusir Paspampres?
-
Apes Banget! Niat Selfie Bareng Mayor Teddy, Pemuda Ini Malah Dihalau Sosok Baret Merah
-
Viral PKL Susah Payah Pertahankan Gerobak dari Angin Kencang: Dia Menyelamatkan Perut Keluarga
-
Beda Jauh Gaji Ambar Dwi Klaudiyah dan Sandhyca Putrie: Ajudan Selvi Ananda vs Ajudan Iriana
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda