Suara.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta mengakui belum ada rencana untuk mengusung kembali Anies Baswedan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024 ini. PKS kekinian asih fokus dalam pelaksanaan Pilpres.
Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta, Abdul Aziz, mengatakan belum ada pembahasan terkait calon kepala daerah dari PKS untuk diusung nantinya. PKS sendiri masih berharap Pilpres berlangsung dua putaran.
"Belum ada, kami masih fokus untuk memenangkan beliau di Pilpres ini, memperjuangkan beliau yah paling nggak dua putaran," ujar Aziz saat dikonfirmasi, Selasa (27/2/2024).
Saat ini berbagai upaya untuk mengawal suara pasangan Capres-Cawapres nomor urut satu yang diusung PKS, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar masih berlangsung. Diharapkan setelah rekapitulasi suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) rampung, Anies-Muhaimin bisa masuk ke putaran kedua Pilpres.
Saat ini Pasangan Capres-Cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih memimpin perolehan suara dengan angka di atas 57 persen berdasarkan perhitungan KPU.
Sementara, Anies-Muhaimin masih tertinggal jauh dengan angka sekitar 23 persen.
Pasangan Capres-Cawapres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo-Mahfud MD di posisi paling buncit dengan angka sekitar 16 persen.
"Jadi belum ada wacana-wacana untuk membawa Pak Anies ke DKI lagi karena kami seyogyanya harus yakin bahwa beliau bisa masuk ke putaran kedua, begitu," pungkasnya.
Tahapan Pilkada 2024 tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.
Baca Juga: Mbrebes Mili, Momen Anies Baswedan Dipeluk Erat Aktor Boy Hamzah
KPU pun sudah memutuskan akan menyelenggarakan pemungutan suara pilkada pada 27 November 2024.
Berita Terkait
-
Ganjar dan Anies Harus Dengar, Pria Ini Bongkar Kenapa Prabowo-Gibran Bisa Menang
-
Harga Beras Naik, Tom Lembong Sebut karena Stok Bulog Dikuras buat Bansos Jelang Pemilu
-
Tom Lembong: Pasar Beras di Indonesia Kacau Balau, Pasti karena Bansos saat Pemilu
-
Mbrebes Mili, Momen Anies Baswedan Dipeluk Erat Aktor Boy Hamzah
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Selebgram Lula Lahfah Tewas di Apartemen Dharmawangsa! Polisi Langsung Olah TKP
-
Guru Besar USNI Soroti Peran Strategis Generasi Z di Tengah Bonus Demografi Indonesia
-
Isu Keamanan Produk, DRW Skincare Buka Pendampingan Medis Gratis bagi Pasien Terdampak
-
Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso
-
Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Jadi Tersangka: Pakar Ungkap Titik Kritis Pembuktiannya
-
Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya
-
Pengakuan Dito Ariotedjo Usai Diperiksa KPK: Saya Tak Ada di Lokasi Saat Rumah Mertua Digeledah
-
KPK: Bupati Pati Sudewo Berpotensi Raup Rp 50 Miliar Jika Pemerasan Terjadi di Seluruh Kecamatan
-
KPK Geledah DPMPTSP Madiun, Uang Ratusan Juta Disita Usai OTT Wali Kota Maidi
-
Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam