Suara.com - Aktor Fedi Nuril menyindir kader Partai Kader Demokrat di media sosial. Ia menyebut Yepri Rinaldi lebih cepat jempolnya daripada otaknya, apa sebabnya?
Dilihat dari akun media sosial X pada Minggu (3/3/2024), awalnya Yepri Rinaldi menyinggung Fedi Nuril soal kapan minggat dari Indonesia jika Prabowo Subianto menang Pilpres.
"Sudah dua kader @PDemokrat termasuk anda meminta saya minggat dari Indonesia sesuai janji saya. Di mana saya berjanji seperti itu? Mana buktinya? Jangan sampai bikin partai anda malu. Cc: @AgusYudhoyono @jansen_jsp," cuit Fedi Nuril.
Yepri lalu membalas Fedi dengan mengcapture laman berita dengan judul soal janjinya pindah negara. Yepri menyindir kalau Fedi Nuril tidak pindah negara melainkan pindah rumah.
"Pindah rumah sepertinya, soalnya tidak merasa. Artis dilawan, kalah sama kungfu," ungkap Yepri.
Fedi Nuril langsung bereaksi. Aktor film Ayat-ayat Cinta ini menyebut jika kader Demokrat tersebut lebih cepat jempolnya daripada otak.
"Satu lagi kader @PDemokrat yang hanya baca judul, tapi tidak baca isi berita. Lebih cepat jempolnya daripada otak. Silakan kembali tengkurap di atas meja kalau masih punya malu. Cc: @AgusYudhoyono @jansen_jsp," balasnya.
Diketahui, Fedi Nuril sebelumnya terang-terangan menolak Prabowo Subianto menjadi presiden Indonesia mendatang.
Dirinya menyampaikan penolakannya itu lewat cuitan di akun media sosial X miliknya. Pernyataan Fedi Nuril ini yang berani speak up ini kerap mendapatkan nyinyiran dari warganet.
Berita Terkait
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Ingin Otak Lebih Fokus? Sains Temukan Fakta Mengejutkan dari Kebiasaan Membaca Huruf Hijaiyah
-
Komedian Lee Jin Ho Dirawat Usai Alami Pendarahan Otak, Begini Kondisinya
-
Nggak Mau Overthinking, Tapi Kepikiran: Masalah Klasik Saya saat Otak Sibuk
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan