Suara.com - Aktor sekaligus model Fedi Nuril mengakui bahwa Paslon 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menang di Pilpres 2024.
Alasan Fedi Nuril menerima Prabowo jadi Presiden RI tersebut lantaran dipilih oleh sebagian besar Rakyat Indonesia.
Perlu diketahui, meski hingga saat ini penghitungan KPU RI belum 100 persen, namun pasangan Prabowo-Gibran sudah bisa dinyatakan menang sementara karena meraih suara sebanyak 50 persen lebih (Artinya satu putaran).
- Bukan Ridwan Kamil, Gus Miftah Sebut Sosok Ini Kandidat Terkuat Jadi Gubernur Jabar, Ini Alasannya
- Ada Ridwan Kamil, Atalia Praratya Geser Petahana dan Artis: Raih Suara Terbanyak di Dapil Jabar I
Pengakuan Fedi Nuril menerima Prabowo jadi Presiden itu diungkapkan lewat cuitan di akun Twitter pribadinya. Tapi, cuitannya itu viral usai diunggah akun instagram @lambe_danu.
Disamping itu, cuitan tersebut ternyata mendapatkan sorotan dari sejumlah netizen, yang menganggap bahwa Fedi Nuril lebih nyinyir dari emak-emak.
Pasalnya sang aktor memberikan kritikan kepada Prabowo usai mendapatkan pangkat jenderal kehormatan bintang 4.
"Gue bisa terima Prabowo jadi presiden karena dipilih sebagian besar rakyat. Tapi diberikan pangkat jenderal kehormatan bintang 4?," cuitnya.
Sontak saja hal itu mendapatkan sorotan dari netizen.
"Kunci hidup damai : jangan berdebat sama kubu 01 gais bebel pikirannya," tulis netizen.
Baca Juga: Titiek Soeharto Pamer Momen Bareng Iriana Jokowi, Ngode Bakal Gantikan Jadi Ibu Negara?
"Ternyata aslinya lebih nyinyir dri emak-emak rempong," tulis netizen.
"Kmrin gaterima Prabowo menang dan jadi presiden skrng beda lagi bahas nya," tulis netizen.
Sekedar infromasi, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menerima kenaikan pangkat istimewa dari purnawirawan jenderal bintang tiga menjadi jenderal bintang empat kehormatan dari Presiden RI Joko Widodo.
Presiden Joko Widodo saat Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Tahun 2024 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu, menganugerahkan penghargaan itu kepada Menhan RI karena dia dinilai berjasa dan berkontribusi terhadap pembangunan bangsa terutama bidang pertahanan dan keamanan.
“Saya ingin menyampaikan penganugerahan pangkat secara istimewa berupa Jenderal TNI kehormatan kepada Bapak Prabowo Subianto. Penganugerahan ini adalah bentuk penghargaan sekaligus peneguhan untuk berbakti sepenuhnya kepada rakyat, kepada bangsa, dan kepada negara,” kata Presiden Jokowi dalam acara Rapim TNI-Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu.
Presiden juga mengucapkan selamat kepada Prabowo atas kenaikan pangkat istimewa itu. “Saya ucapkan selamat kepada Bapak Jenderal Prabowo Subianto,” kata Jokowi ke Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru