Suara.com - Politisi Partai Gerindra, Habiburokhman mendadak jadi perbincangan masyarakat umum maupun waganet.
Hal itu setelah dia dianggap sebagai 'pahlawan' Ketua DPR RI, Puan Maharani yang sempat disorot soal dugaan mematikan michropone.
Warganet mendadak minta maaf kepada Puan Maharani setelah politisi Habiburokhman mengungkap cara kerja microphone di ruang rapat paripurna DPR RI.
Hal ini karena Habiburokhman menjelaskan cara kerja mic otomatis di meja masing-masing anggota dewan yang ternyata dibatasi waktunya.
Dimana setiap anggota dewan diberikan jatah waktu maksimal 4 menit untuk bicara dan mic langsung otomatis mati.
Habiburokhman mengunggah video tersebut di Instagram pada Kamis (7/3/2024). Dari video tersebut terlihat cara kerja mic yang tertera di layar.
Terlihat di layar tersebut ada beberapa pembicara diantaranya Herman Khaeron, Aria Bima dan Kamrussamad. Di sana juga terlihat waktu menit berbicaranya yang terus berkurang.
"Sudah jelas ya guys cara kerja mikrofon di DPR.. #HabiburokhmanDPRRI #Gerindra," tulisnya.
Dilansir dari laman Partai Gerindra, ini profil Habiburokhman:
Baca Juga: Profil Dan Kekayaan Denny Cagur, Pelawak yang Lolos Anggota Dewan 2024
Nama : Habiburokhman
Tempat dan Tanggal Lahir: Lampung / 17 September 1974
Agama : Islam
Riwayat Pendidikan
SDN Yosodadi, Lampung Tengah (1980-1986)
SMPN 2 Metro, Lampung (1986-1989)
SMAN Suryadarma II, Bandar Lampung (1989-1992)
S1 Fakultas Hukum Universitas Negri Lampung (1993-1999)
S2 Fakultas Hukum Universitas indonesia (2010-2013)
S3 PDIH Universitas 11 Maret Surakarta (2018-Sekarang)
Pekerjaan
Pendiri Habiburokhman & Co (2002-Sekarang)
DPR RI (KAPOKSI III, Wakil Ketua MKD) (2019–Sekarang)
Pengalaman Organisasi
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!