Suara.com - Polisi telah menangkap empat dari lima pelaku pengeroyokan dan penusukan terhadap pemuda mabuk bernama Ahmad Mardianto (26) di Kafe MB Kemang, Jakarta Selatan.
Kapolsek Mampang Prapatan Kompol David Y Kanitero menyebut, keempat pelaku yang telah ditetapkan tersangka tersebut masing-masing berinisial BBP, RH, SS, dan RJ. Sedangkan satu pelaku lainnya yang belum ditangkap masih diidentifikasi.
"Itu yang masih kita cari. Karena dari hasil keterangan para saksi masih belum ada yang mengenali orang tersebut. Perannya ikut memukul dan menendang korban," kata David kepada wartawan, Jumat (8/3/2024).
David menuturkan, dari empat tersangka yang telah ditangkap masing-masing memiliki peran berbeda.
Tersangka BBP selaku master of ceremony atau MC di acara kafe tersebut berperan memiting korban yang sempat dikeluarkan sekuriti karena mabuk dan memecahkan botol.
Sedangkan, tersangka RH selaku sekuriti kafe berperan memukuli korban. Lalu RJ salah satu pengunjung berperan ikut memukuli korban.
"Tersangka RJ dia adalah pengunjung yang mana sudah selesai menikmati acara, kemudian keluar mendengar keributan kemudian ikut memukul korban," jelas David.
Selanjutnya, tersangka SS selaku sekuriti kafe. Dia merupakan pelaku utama yang menusuk korban dengan pisau lipat hingga tewas.
"Tersangka SS menyerahkan diri. Kami melakukan pemeriksaan dan melakukan pengembangan terhadap alat bukti satu bilah pisau di daerah Taman Kemang dan akhirnya kita dapatkan pisau tersebut," ungkapnya.
Baca Juga: Mabuk Berujung Maut, Ini Kronologi Penusukan Pemuda di Kafe MB Kemang Oleh Sekuriti hingga MC
Mabuk
Sebelumnya David menjelaskan bahwa peristiwa penusukan ini berawal ketika korban bernama Ahmad mabuk dan memecahkan botol minuman beralkohol.
"Korban mabuk di dalam kafe kemudian memecahkan botol. Diamankan oleh sekuriti dibawa ke luar kafe," kata David kepada wartawan, Kamis (7/3/2024).
Setelah di bawa keluar terjadi keributan antara korban yang mabuk tersebut dengan lima orang yang dua di antaranya merupakan sekuriti kafe.
"Saksi mencoba memisahkan dan tidak lama kemudian diketahui korban mengalami luka tusuk," tuturnya.
Ahmad yang menderita luka tusuk pada bagian tangan dan pinggang itu sempat dibawa ke RSUD Pasar Minggu. Namun tak lama kemudian korban telah dinyatakan meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba
-
Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil
-
Jejak Rolex Bupati Pekalongan di INTime Senayan City, KPK Periksa Manajer Toko Irwan Mussry
-
Jangan Diam, Hubungi Nomor Ini Jika Lihat Kekerasan Anak di Sekolah
-
Miris! Ternyata Cuma 46 Persen Kasus Bullying di Sekolah yang Berhasil Tuntas
-
Noel Ogah Ucapkan Terima Kasih ke Pimpinan KPK: Muak, Licik Seperti Bocil
-
Bukan Hanya Islam, Indro Warkop Ajak Semua Agama Bersatu Bela Palestina
-
Tak Terima Dituduh Menyekap dan Todong Senjata, Hercules Laporkan Balik Putri Ahmad Bahar ke Polisi!
-
Kumpulkan Calon Jenderal di Bandung, Prabowo Beri Instruksi Strategis dalam Taklimatnya
-
Begal Urusan Polisi Bukan TNI! Koalisi Sipil Kritik Keras Watak 'Over-Reactive' Negara