Suara.com - Beredar potongan video yang memperlihatkan capres 01 Anies Baswedan seperti sedang melakukan stand up comedy. Bak para komika, Anies membawakan materi stand up yang berkaitan dengan ijazah palsu.
Pada video yang diunggah oleh akun PKS Kabupaten Bogor terlihat momen saat Anies Baswedan membicarakan ijazah palsu seorang bupati. Anies tak menyebut siapa bupatinya, karena itu hanya materi guyonan.
"Ngomong-ngomong soal ijazah tuh. Ada satu orang Bupati yang rupanya diduga ijazahnya palsu," kata Anies Baswedan seperti dikutip, Senin (11/3).
Baca juga:
"Ini bupati, bupati. Kemudian si bupati itu ditanyain. Pak ini bener, pak bupati dulu ijazahnya palsu?" lanjut Anies.
Anies lalu mengatakan bahwa si bupati itu menampik bahwa ijazah miliknya tersebut palsu. Punchline dari materi Anies itu ialah saat si bupati mengatakan bahwa ijazah itu ia beli dan tidak tahu bahwa palsu.
"Setahu saya asli. Waktu dulu beli, saya bilang minta yang asli. Jadi, jangan sampai beli ijazah yang palsu," ucap Anies sembari tertawa.
Unggahan video ini pun mendapat banyak komentar dari netizen. Anies menurur para netizen itu menyinggung soal kasus ijazah palsu yang pernah menimpa Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka.
Baca juga:
Baca Juga: Anies Baswedan Mantan Direktur Lembaga Survei, Aneh Kalau Tidak Percaya Quick Count
"Konon katanya orang ini ni dipecat sama orang yang diduga ijasahnya palsu," tulis komentar salah satu akun Instagram.
"Bupati mana pak anis..... Sebutin aja dong jangan hoax," sambung akun lainya.
Bebebrapa waktu lalu, pegiat media sosial Dokter Tifa baru-baru ini menuduh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memakai ijazah palsu. Ia bahkan mengklaim anak sulung Presiden Jokowi itu tidak berkuliah di Australia, melainkan hanya kursus.
Tudingan Dokter Tifa terhadap cawapres Prabowo Subianto itu dilontarkan lewat akun Twitter atau X. Ia tampak membagikan tangkapan layar sebuah pemberitaan mengenai tanggapan Gibran soal tuduhan ijazah palsu pada Oktober 2022 silam.
Baca juga:
"Sindir Dokter Tifa Perihal Ijazah Palsu, Gibran: Coba Fotonya Dianalisa Siapa Tahu Hasil Editan," tulis judul dalam pemberitaan yang dibagikan Dokter Tifa.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Mantan Direktur Lembaga Survei, Aneh Kalau Tidak Percaya Quick Count
-
Beredar Video Sorak Sorai 'Anies Presiden' dan 'Gus Imin Wapres', Masih Ngarep?
-
Sesumbar Airlangga Sebut Jokowi Nyaman Di Golkar: Lihat Saja Iklan-iklan
-
Presiden Masuk Partai Kuning, Airlangga Sebut Jokowi Nyaman dengan Golkar
-
Dipecat Jokowi, Arya Wedakarna Dapat Suara Terbanyak Kedua Calon Anggota DPD dari Bali
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat