Suara.com - Makan siang gratis untuk anak sekolah menjadi program andalan pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Pengusaha Jusuf Hamka menilai makan siang gratis untuk anak sekolah merupakan program yang bagus.
"Makan gratis bagus ya kan. Daripada duitnya dibuat ke yang lain-lain, mending buat rakyat ya kan," ujar Jusuf Hamka seperti dalam video yang diunggah akun TikTok @kuningemass seperti dilihat Suara.com, Rabu (13/3/2024).
Baca Juga:
- Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa, Gibran Banjir Panggilan 'Mas Wapres'
- Rio Dewanto Digeruduk Netizen Gegara Ratna Sarumpaet Kelayapan Saat Nyepi: Nasihati Mertuanya!
- Erina Gudono Ramaikan Bursa Pilkada Sleman, Begini Respons Ganjar-Mahfud
Namun demikian, dia memberikan saran kepada pemerintahan Prabowo-Gibran apabila nanti benar-benar telah terpilih. Sebaiknya program makan siang gratis jangan diserahkan ke dinas sosial (dinsos) maupun dinas pendidikan.
"Tapi makan gratis itu harus pakai pola seperti tidak boleh memberikan kepada dinas sosial atau dinas pendidikan yang memasaknya (atau) membikin katering. Tidak. Harus beli dari warung setempat," katanya.
Jusuf Hamka memberi masukan agar program tersebut juga melibatkan warung atau usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar sekolah.
Dia yakin dengan begitu dapat membantu membangkitkan perekonomian UMKM di Indonesia.
"Karena warung tempat butuh hidup jadi siswa juga terbantu dengan sendirinya masyarakat dan juga pedagang terbantu karena UMKM ini yang terdepan," katanya.
Baca Juga: Jadi Pemenang Pilpres 2024 di Jawa Timur, Prabowo-Gibran Boyong 16 Juta Suara
Jusuf Hamka yang merupakan pengusaha jalan tol itu menyebut, pengalaman saat pandemi Covid-19 bisa menjadi pelajaran untuk membangkitkan ekonomi Indonesia dengan menggerakkan UMKM.
"Kita sudah membuktikan selama covid UMKM kita luar biasa dan merekalah adalah soko guru ekonomi kita," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"
-
Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!
-
Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
-
Timnas Indonesia Bakal Duel Lawan Vietnam, John Herdman: Ujian yang Sangat Berat!
-
Pilot Malaysia Airlines Selundupkan 70 Ribu Ekstasi, PDRM Telusuri Rekaman CCTV KLIA
-
Kisah Mantri BRI Bertaruh Nyawa Demi Layanan Perbankan untuk Masyarakat Pulau Kelang
-
Surat Kabar Belanda Sebut Indonesia Menuju Bangkrut, Ada Peran Jokowi?
-
Bahlil Wajibkan Anggota DPR dari Golkar Ikut TOT: Biar Tahu Mana Kepentingan Partai dan Pribadi