Suara.com - Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Yevri Sitorus, buka suara usai beredar kabar Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menjenguk Bendahara Umum DPP PDIP Olly Dondokambey yang dikabarkan sakit awal Maret 2024 lalu.
Deddy menegaskan pihaknya memiliki hubungan baik dengan siapa saja, termasuk dengan Prabowo. Hanya saja kata Deddy, hubungannya tak baik dengan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi.
Deddy mengatakan hubungan PDIP dengan Jokowi tak baik, lantaran eks Wali Kota Solo dan mantan Gubernur Jakarta itu telah tega membakar rumahnya sendiri.
"Hubungan kita dengan semua baik, yang tidak baik itu cuma dengan Jokowi, karena apa, karena dia memilih membakar rumahnya sendiri," ujar Deddy.
"Ya, untuk kepentingan dia dan keluarganya. Kalau dengan yang lain, kita nggak ada masalah," sambungnya.
Saat ditanya apakah partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri itu masih memungkinkan menjalin hubungan dengan Prabowo, Deddy menegaskan yang tak mungkin berhubungan baik kembali dengan Jokowi.
"Yang tidak mungkin, kita masih bisa berhubungan baik dengan Pak Jokowi, itu aja kesimpulannya. Udah itu aja headline kalian," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dalih Tunggu Ini, Jokowi Ogah Komentar Banyak Jelang KPU Umumkan Hasil Pemilu 2024
-
Kecewa Berat, Deddy Sitorus Tegaskan Hubungan PDIP dengan Jokowi Masih Tidak Baik
-
Adu Performa Anies vs Prabowo vs Ganjar Jelang Pengumuman Hasil Pemilu 2024
-
Bicara Peluang Teruskan Bantuan Pangan hingga Akhir 2024, Jokowi: Tapi Gak Janji
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT