Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi belum bisa memastikan soal kelanjutan penyaluran bantuan pangan setelah Juni 2024. Ia harus melihat ketersediaan APBN terlebih dahulu.
Jokowi hanya memiliki dua pilihan yakni kembali lanjut menyalurkan bantuan atau menghentikannya.
Baca Juga:
Ada Fadli Zon Hingga Adian Napitupulu, Ini Daftar 9 Caleg Lolos Senayan Dari Dapil Jawa Barat V
Tolak Ganti Rugi, Pemilik Showroom Porsche Minta Pengemudi Xpander Diproses Hukum
Pilihan Jokowi tersebut tergantung dari ketersediaan APBN.
"Nanti setelah Juni saya akan lihat lagi APBN kita, ada anggaran ndak. Kalau ada akan diteruskan, tapi enggak janji, belum janji saya. Saya akan buka dulu supaya nanti bisa diteruskan sampai Desember. Tapi sekali lagi, dilihat dulu anggarannya ada atau tidak," kata Jokowi di Kompleks Pergudangan Bulog Kampung Melayu, Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (20/3/2024).
Terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, anggaran untuk penyaluran bansos meningkat tajam di 2024.
Baca Juga: Nyoblos Masih Dipengaruhi Uang, KPK: Jangan Ada Pembagian Bansos Jelang Pilkada
Untuk tahun ini, anggaran bansos mencapai Rp 22,5 triliun.
Padahal untuk 2023, anggaran bansos hanya mencapai Rp 9,6 triliun.
"Naik 135,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ungkap Sri Mulyani saat menjalani rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Selasa (19/3/2024).
Sri menjelaskan, anggaran senilai Rp 22,5 triliun itu terdiri dari Rp 12,8 triliun untuk penyaluran melalui Kemensos.
Penyaluran tersebut termasuk untuk 10 juta keluarga penerima manfaat atau KPM di program keluarga harapan dan kartu sembako bagi 18,7 juta KPM.
Selain itu, anggaran tersebut juga disalurkan untuk Kemenkes sebesar Rp 7,7 triliun dan untuk Kemendikburistek sebesar Rp 900 miliar.
Berita Terkait
-
Kemendagri Respons Permintaan KPK Soal Larangan Pemberian Bansos Jelang Pilkada 2024
-
Rocky Gerung Bongkar Dalang di Balik Pernyataan Komite HAM PBB Tentang Pemilu Indonesia
-
Beda Sikap Menkeu Sri Mulyani vs Mensos Risma saat Dicecar DPR
-
Spesifikasi Bandara Singkawang yang Dibangun Patungan Pemerintah dan Pengusaha Aguan Cs
-
Profil Devid Agus Yunanto, Aspri Jokowi yang Masuk Bursa Calon Bupati Boyolali
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota
-
Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!
-
Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!
-
UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!
-
Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi