Suara.com - Seorang lelaki paruh baya yang disebut mantan miliarder bernama Usman tengah jadi perbincangan publik. Hal ini lantaran pak Usman tinggal di dalam rumah besar dengan halamam luas namun kondisinya tak terawat.
Usman diketahui merupakan mantan penguasaha, ia memiliki sejumlah showroom mobil namun kemudian bangkrut. Hal ini membuat Usman tetap tinggal di rumah besar miliknya sejak 1993 meski dengan kondisi tak terawat.
Rumah besar tak terawat itu berada di kawasan Cirendeu. 8 tahun terakhir kondisi rumah tersebut makin memperihatinkan. Mirisnya lagi, Usman mengaku bahwa ia tinggal sebatang kara di rumah tak terawat tersebut.
Baca juga:
Menurut Usman, istri dan anak-anaknya memutuskan untuk tingggal di kawasan Lebak Bulus. Meski harus tinggal sendirian, Usman tetap bertahan di rumah yang menempati lahan seluas 2000 meter itu.
Dikutip dari tayangan Youtube ALE Coward, anak-anak pak Usman sudah sukses. Dua anak Usman saat ini berprofesi sebagai dokter dan pengusaha. Namun menurut Usman, kedua anaknya jarang untuk mampir menemuinya.
Bahkan Usman mengatakan bahwa ia juga tak ingin menghubungin kedua anaknya meski sebatas via telepon. Hal ini karena Usman tak ingin kedua anaknya marah.
“Iya kalau kayak gitu terus ya dimarahi kita ngganggu-ganggu orang lagi itu, kerja atau apa kan,” kata Usman.
“Iya kalau udah besar kan udah punya kesibukan sendiri ya gak bisa kita itu,” tambahnya.
Baca Juga: Sekolah Sambil Gendong Adik, Nuraeni Bikin Nangis: Jangan Menyerah Pada Keadaan!
Kondisi pak Usman ini pun jadi perhatian publik. Kondisi seseorang harus tinggal di rumah besar tak terawat juga pernah dialami oleh Tiko dan ibunya beberapa waktu lalu.
Hal ini mendorong sejumlah konten kreator Youtube kemudian bersama-sama membersihkan kondisi rumah pak Usman. Dikutip dari akun Wanda Jaya Tv, terlihat kondisi rumah besar yang terbengkalai itu.
Tampak sejumlah unit mesin cuci yang sudah tua, di dalam rumah juga terdapat barang tak terpakai. Bahkan ruang depan rumah ini berubah jadi layaknya sebuah gudang.
Baca juga:
Pak Usman mengaku bahwa untuk sehari-hari, ia bertahan dengan tabungan miliknya. Saat disinggung mengapa rumah itu tidak dijadikan kos-kosan, Usman mengaku enggan untuk kembali menjadi pengusaha.
“Enggak lah pusing, mau tenang hidup malah ruwet,” jawab Pak Usman singkat. Selain itu, Usman mengaku bahwa saat ini kondisinya sudah menurun, utama di bagian pendengaran.
Berita Terkait
-
Sekolah Sambil Gendong Adik, Nuraeni Bikin Nangis: Jangan Menyerah Pada Keadaan!
-
Biaya Pelat Nomor Cantik Xpander Tanpa Huruf di Belakang Mahal, Setara HP Flagship
-
Apes! Rumah Diacak-acak Maling Saat Empunya Bobok Siang, Laptop-HP Raib
-
Viral Pria Kendarai Sepeda di Dalam Masjid, Warganet: Ini Males Apa Memang Masjidnya yang Luas
-
Sepasang Pria Wanita Ketahuan Nyolong Sampo Dan Sosis Di Minimarket Bekasi, Begini Tampangnya
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak
-
May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR
-
Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi
-
Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Blokade AS Tak Gentarkan Iran, Mohsen Rezaei: Upaya Itu Pasti Gagal!
-
Cegah Warga Terobos Rel, Korlantas Siapkan ETLE dan Personel untuk Awasi Perlintasan Kereta Rawan
-
LRT Jakarta Fase 1B Masuk Tahap Uji Coba, Jalur Velodrome-Pasar Pramuka Mulai Dites
-
33 Tahun Pembunuhan Marsinah, Dian Septi Soroti Pola Militerisme dan Penjinakan Gerakan Buruh
-
Korupsinya Pengaruhi Kualitas Pendidikan, Jadi Alasan Eks Direktur SD Divonis 4 Tahun Penjara
-
Korupsi Chromebook, Ini Alasan Hakim Ringankan Vonis Sri Wahyuningsih