Suara.com - Sebuah video seorang warga yang tengah menebas seekor ikan saat banjir, viral di media sosial. Bukannya terbelah, ikan tersebut justru mengeluarkan percikan api dari tubuhnya.
Melansir akun Instagram @magelang_raya, Minggu (24/3/2024), kejadian tersebut terekam ketika malam hari. Kondisi lingkungan tengah banjir. Diketahui, ikat tersebut terdampar ke perumahan warga yang tergenang banjir.
"Kira-kira ikan apa ya gaes?" tulis caption video tersebut.
Terlihat seorang pria yang membawa benda semacam parang menebas beberapa kali badan ikan. Uniknya muncul sejumlah percikan api dari tubuh ikan ketika bergesekan dengan parang.
Baca Juga:
Rumah Baru Ganjar Pranowo di Sleman Jadi Sorotan, Disebut Terlalu Sederhana Karena Ini
Usahanya Sempat Ingin Dibuat Sepi, Ini 5 Bisnis Stevie Agnecya yang Laris Semasa Hidup
Jika dilihat seksama, bentuk ikan itu sepintas mirip seperti buaya di bagian moncongnya. Namun di badan ikan tampak sirip yang menempel di mana, diketahui hewan tersebut masih berfamili atau kelompok ikan. Ada pula yang menyebut ikan tersebut adalah ikan aligator.
Video tersebut pun menuai banyak komentar, ada yang menjelaskan dengan sedikit logika, namun ada juga yang melontarkan candaan mengingat kondisi ikan yang bisa mengeluarkan percikan api.
"Ikan aligator sisiknya memang dia punya aliran listrik matron, jadi saat bersentuhan degnan benda besi akan mengeluarkan percikan api yang ditimbulkan oleh gesekan," kata netizen yakin.
Namun komentar logis tersebut banjir candaan, mengingat belum tentu ikan aligator memiliki sisik yang memiliki listrik.
"Ikan jadi-jadian kah?" tanya lainnya memastikan.
"Menyalaa iwakku! (menyala ikanku)" canda lainnya.
"Aligator itu kalau udah besar memang sisiknya keras," kata lainnya.
Belum ada penjelasan detail ikan apa yang ditemui warga di tengah kondisi banjir tersebut. Kendati begitu, ikan yang mirip aligator gar itu memang benar memiliki sisik yang tebal ketika beranjak dewasa.
Berita Terkait
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
-
Pascabencana, Asa Bangkit untuk Pulih Harus Terus Ada
-
Mensos Pastikan Dapur Umum di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tetap Beroperasi Selama Tanggap Darurat
-
Peluang Kebaikan di Tengah Banjir Aceh: Dari Masyarakat, Pejabat hingga Bina Marga
-
Senandung Cinta Untuk Aceh, Sinergi Menjadi Jembatan Kesatuan dan Cara Cepat Untuk Pulih
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
8 Orang Termasuk Pegawai Pajak Diamankan saat KPK Gelar OTT di Jakarta
-
Skandal Pajak Jakut Terbongkar: OTT KPK Sita Gepokan Uang dan Valas, Oknum Pegawai Pajak Diringkus
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba