Suara.com - Kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) mengajukan gugatan hasil Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (27/3/2024).
Anies tak sendiri, ia didampingi Muhaimin (Cak Imin) dan Tim Hukum AMIN saat menjalani sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di MK.
Seiring dengan itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut memberikan pernyataannya lewat media sosial, Rabu (27/3/2024). Dalam cuitannya, ia merasa sedang di tengah persimpangan yang ingin menentukan arah masa depan bangsa dan negara.
"Apakah kita akan melanjutkan perjalanan kita menuju sebuah negara demokrasi yang matang, ataukah kita akan membiarkan diri, tergelincir kembali ke bayang-bayang era sebelum reformasi yang hendak kita jauhi?" cuit Anies lewat akun X @aniesbaswedan.
"Dengan penuh rasa hormat dan harap, kita mohon pada Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi agar tidak membiarkan penyimpangan demokrasi yang berjalan belakangan ini lewat begitu saja tanpa dikoreksi." sambungnya.
Dalam cuitannya itu, Anies juga membagikan video yang menampilkan cuplikan dirinya tengah bersidang di ruangan MK bersama para hakim.
Unggahan tersebut mendapat reaksi beragam dari warganet. Namun tak sedikit yang mendukung apa yang dilakukan Anies Baswedan dan timnya.
"Bismillah, semoga Allah meridhoi perjuangan Timnas AMIN, semoga Allah tuntun para majelis hakim MK utk berani membuat keputusan yg benar." tulis netizen.
"keputusan mahkamah konstitusi saat ini apakah adil atau tidak akan menjadi gambaran bagaimana watak pemerintahan kelak, let's see," komentar warganet.
"alhamdulillah, proses PHPU telah dimulai. ini bukan soal menang-kalah, lebih dari itu, untuk meluruskan demokrasi yang menyimpang, mengoreksi hal2 yang salah dan keliru. jgn biarkan pemilu 2024 tnp cttn, tnp koreksi, sehingga tdk terulang dimasa yg akn datang. bismillah, MK Adil," sahut yang lain.
Tag
Berita Terkait
-
Adies Kadir Jadi Hakim MK, Benteng Konstitusi Dikepung Kepentingan Politik?
-
Adies Kadir Bukan lagi Kader, Bahlil: Golkar Sudah Wakafkan untuk Jadi Hakim MK
-
Inosentius Dapat Tugas Baru, DPR Beberkan Alasan Adies Kadir Dipilih Jadi Hakim MK
-
Integritas Dipertanyakan, DPR Klaim Adies Kadir Mampu Jaga Kredibilitas Hakim Konstitusi
-
Soroti Mulusnya Jalan Adies Kadir Jadi Hakim MK, Pakar UGM: Cacat Prosedur dan Tak Transparan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo