Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas bikin murka sejumlah warganet di platform media sosial buntut pernyataan kontroversialnya terkait aturan barang impor.
Zulhas saat kunjungan kerja di Bogor pada Kamis 28 Maret 2024 buka suara perihal Permendag Nomor 36 Tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor.
Pada aturan itu terdapat poin yang menyatakan bahwa jumlah barang bawaan dari luar negeri yang hanya boleh membawa maksimal 2 buah. Aturan itu keluar pasca ramai usaha jasa titip.
Menurut Zulhas, keluhan sejumlah masyarakat mengenai aturan itu terkesan lebay. Ia kemudian membandingkan dengan kondisi lebih parah di negara-negara lain seeprti di Australia.
"Kita ini kalau sama bangsa sendiri lebay gitu loh. Coba kalau kamu pergi ke Australia, Amerika, atau Eropa, coba masuk bandara. Sepatu saja dicopot ya, celana di urek-urek, apalagi cuma tas," ucap Zulhas seperti dikutip.
Sontak saja penggunaan kata Lebay oleh Zulhas membuat warganet murka. Di platform media sosial, sejumlah netizen sangat menyayangkan seseorang sekelas menteri merespon keluhan warga dengan sebutan lebay.
Lebay sendiri merupakan pandanan bahasa gaul, kata lebay bisa diartikan sebagai tindakan berlebihan, tidak sesuai porsi. Kata Lebay bisa dikatakan sebagai hinaan.
Pasalnya kata ini sempat digunakan oleh Bupati Najmul di NTB untuk menuntut warganya dengan pasal penghinaan. Pasalnya ada warga yang menyebut si bupati dengan sebutan lebay.
Namun menurut sejumlah ahli bahasa, lebay bukan termasuk kata hinna. Hal ini lantaran kata lebay tidak ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Baca Juga: Menteri Perdagangan Komentari Aturan Bawaan Luar Negeri: Biasa Aja, Kenapa Ribut?
”Kata lebay memang tidak terdapat dalam KBBI, itu bahasa slang yang kerap diucapkan kaum muda milenial. Kalau diterjemahkan mengacu pada kata berlebihan," ungkap ahli bahasa Universitas Mataram, Ahmad Sirrulhaq seperti dikutip.
Kembali ke ucapan Zulhas, akibat omongannya itu netizen pun ramai-ramai membanjiri akun Instagram ketum PAN itu dengan sindiran pedas.
"Bacot lu zulhas, diomelin Harrison Ford di kantor sendiri cuma bisa cengangas cengenges," komentar salah satu netizen.
"ketua umum partai sekaligus menteri paling tanpa prestasi. modal ngebebek sama penguasa doang," sindir akun lainnya.
Berita Terkait
-
Menteri Perdagangan Komentari Aturan Bawaan Luar Negeri: Biasa Aja, Kenapa Ribut?
-
Mendag Zulhas Hancurkan Barang Impor Ilegal Senilai Rp 9,3 Miliar
-
7 Meme Timnas Indonesia Bantai Vietnam, Netizen Senggol Bung Towel
-
Ekspresi Kader Saat Prabowo Sebut Gus Miftah sebagai Guru Spiritual PAN
-
Viral Susunan Calon Menteri Prabowo-Gibran, Ketua Dewan Pakar PAN: Saya Yakin Itu dari Internal
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Hujan Lebat Disertai Angin di DIY: 4 Orang Terluka Akibat Atap Ambrol dan Belasan Pohon Tumbang
-
Sentil Banyak Lulusan S3 Jadi Driver Ojol, Rocky Gerung: Negara Dikuasai 'Dealer' Bukan 'Leader'!
-
Kapolri Tegaskan Dukung Penuh Kesejahteraan Buruh: Ini Janji Listyo Sigit untuk Kaum Pekerja!
-
Geger! Trump Disebut Siap Dukung Serangan Militer Israel ke Iran Jika Negosiasi Gagal
-
Pakai NIK, Cara Mudah Cek Bansos dan Desil DTSEN
-
IHR: Ndarboy Terkejut! IHR Jateng Derby 2026 Diserbu 37.000 Penonton
-
Buron Internasional! Dua Mantan Petinggi PT Pelita Cengkareng Paper Masuk Red Notice Interpol
-
Anggota DPR Dorong 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK Demi Keadilan Pendidikan
-
Geger Data Militer Israel, 1 Tentara IDF Disebut Berstatus WNI di Tengah 50 Ribu Personel Asing
-
Pandu Negeri Soroti Kesejahteraan Guru dari Rumah Masa Kecil Ki Hadjar Dewantara