Suara.com - Pujian selangit dilontarkan aktris Sandra Dewi terhadap suaminya Harvey Moeis yang disebut kerap membantu banyak orang. Hal itu disampaikannya jauh sebelum Harvey Moeis terjerat korupsi dengan kerugian negara sebesar Rp271 triliun.
Kala itu Sandra Dewi berbincang dengan presenter Daniel Mananta. Mereka membicarakan kebaikan dari seorang Harvey Moeis yang gemar beramal.
Sandra Dewi menjelaskan jika suaminya itu suka membantu orang yang membutuhkan pekerjaan hingga sejumlah rumah sakit.
"Banyak orang minta bantuan, minta pekerjaan, rumah sakit-rumah sakit minta bantuan," ujarnya dalam cuplikan obrolan bareng Daniel Mananta yang diunggah akun X @baperanewscom, Sabtu (30/3/2024).
Saking banyaknya beramal, Sandra Dewi mengaku heran. Sampai-sampai dirinya mengingatkan ke Harvey bahwa mereka punya dua anak laki-laki yang menjadi tanggungan.
"Kadang-kadang dia (Harvey) amal, hah banyak banget? Lu besok-besok makan apa? Kalau di kantor gue gak tau dia beramal sama siapa. Gue sering ingetin ke dia kalau beramal itu inget-inget punya anak dua," ungkapnya.
Dalam obrolan tersebut, Sandra Dewi pun tak menyangka jika sang suami menolong banyak orang. Gara-gara sering menolong orang, dia menganggap jika jiwa menolong suaminya itu di luar batas kemampuan sang artis.
"Ternyata dia banyak nolongin orang. Dia kalau nolongin orang itu di luar batas kemampuan gue," kata dia.
Seolah sepakat, Daniel Mananta menyebut jika Harvey merupakan sosok yang bertipikal sangat baik. Bahkan, menurut Daniel, kebaikan suami Sandra Dewi tersebut bisa dibilang gila.
"Menurut gue nggak ada manusia segila itu baiknya seperti Harvey," ucap Daniel.
"Menurut gue kebaikan dia (Harvey) itu udah nggak masuk logika gue lagi," timpal Sandra Dewi.
Diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan suami Sandra Dewi, Harvey Moeis sebagai tersangka kasus mega korupsi tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 sampai 2022.
Selain Harvey Moeis, Kejagung juga menetapkan 15 orang lainnya sebagai tersangka korupsi yang merugikan negara sebesar Rp271 triliun.
Berita Terkait
-
Hampir Rp1 Triliun Masuk Kas Negara, 300 Barang Sitaan Ludes di BPA Fair 2026
-
Puluhan Tas Mewah dan Perhiasan Sandra Dewi yang Laku Terjual di Pelelangan BPA Fair
-
300 Barang Hasil Tindak Pidana Laku Dilelang, Hampir Rp1 Triliun Masuk Kas Negara
-
Akan Dilelang, Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis dan Sandra Dewi Terpajang di BPA Fair
-
Laris Manis, 84 Tas Mewah dan Puluhan Perhiasan Sandra Dewi Laku Dilelang Kejaksaan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan