Suara.com - Mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyenggol Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim.
Dalam cuitan di akun X, Mahfud MD mengkritik kebijakan Nadiem Makarim mengenai tidak wajibnya Pramuka menjadi ekstrakurikuler (ekskul) di sekolah.
Menurut Mahfud MD, Nadiem sebaiknya mempertimbangkan kembali aturan tersebut dan mewajibkan kembali Pramuka sebagai ekskul.
Baca Juga:
Mahfud Md Bicara Kasus Dugaan Korupsi Harvey Moeis: Politik Sudah Mereda, Saatnya Buru Koruptor!
"Mendikbud-Ristek Pak Nadiem Makarim Yth. Mohon dipertimbangkan agar Pramuka tetap diberi tempat penting di sekolah kita. Jadikan Pramuka sebagai Ekskul wajib," ujar Mahfud MD.
Mahfud mengaku dirinya adalah alumni Pramuka Gudep 449 Yogyakarta. Saat di Polhukam, Mahfud mengusulkan agar Pramuka dikuatkan posisinya dan dinaikkan anggarannya.
Menurut Mahfud MD, saat ini filosofi pendidikan mencerdaskan kehidupan bangsa harus mencakup otak dan watak.
"Filosofi pendidikan kita mencerdaskan kehidupan yg mencakup "otak" dan "watak", intelektualitas dan moralitas, skill dan kelembutan hati," tuturnya.
Di Pramuka lah, kata Mahfud anak-anak mendapatkan pelajaran mengenai persahabatan, cinta alam, cinta tanah air dan lainnya.
"Di Pramuka anak-anak mendapatkan persahabatan, cinta sesama, cinta alam, cinta tanah air, dan lain-lain yang manusiawi dan Indonesiawi. Tolong, Pak," ujar Mahfud MD.
Seperti diketahui Nadiem Makarim mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah pada Senin (25/3/2024) lalu.
Dalam aturan tersebut, Pramuka kini ditempatkan sebagai kegiatan yang dapat dipilih dan diikuti sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat peserta didik.
Berita Terkait
-
Mahfud Md Tak Setuju Pramuka Dihapus Dari Ekskul Wajib Sekolah: Saya Malah Usul Dinaikkan Anggarannya
-
Mahfud Md Bicara Kasus Dugaan Korupsi Harvey Moeis: Politik Sudah Mereda, Saatnya Buru Koruptor!
-
Ogah Mempengaruhi Opini di Luar Sidang Sengketa Pilpres di MK, Mahfud: Kita Lihat Saja
-
Singgung Kasus Korupsi Suami Sandra Dewi, Mahfud MD Minta KPK hingga Kejagung Lebih Gencar Buru Koruptor!
-
Soal Usulan Jokowi dan Kapolri Dihadirkan di Sidang MK, Begini Kata Mahfud MD
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733