Suara.com - Komika Priya Prayogha Pratama atau yang memiliki nama panggung Babe Cabita dikabarkan meninggal dunia.
Kabar meninggalnya Babe Cabita salah satunya dibagikan oleh sesama rekan komika yakni Oki Rengga.
Babe Cabita diinformasikan meninggal dunia pukul 06.38 WIB, Selasa (9/4/2024) di RS Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Meninggalnya komika yang identik dengan rambut kribo itupun menyisakan duka mendalam bagi rekan dan kolega.
Tak sedikit yang mengenang jasanya semasa hidup, salah satu warisannya yakni di Kementerian Keuangan.
Hal itu seperti diungkapkan oleh mantan juru bicara Kementerian Keuangan Yustinus Prastowo.
Melalui unggahan di akun Twitternya, Yustinus menyebut Babe Cabita turut memberi andil bagi kemajuan Kementerian Keuangan di bawah Sri Mulyani.
"RIP Babe Cabita...kepergian yang mengejutkan. Terima kasih untuk kebersamaan yang saling menguatkan. Persis setahun lalu, anda memberi banyak masukan berharga kepada Bu Sri Mulyani," tulisnya seperti dikutip, Selasa (9/4/2024).
Diketahui pada tahun 2023 lalu Babe Cabita dan sejumlah public figure sempat melontarkan kritik terhadap Kementerian Keuangan lantaran besarnya denda pajak yang mereka terima dari Ditjen Pajak RI.
Baca Juga: Babe Cabita Wafat, Ernest Prakasa hingga Arie Kriting Ucap Duka Mendalam
Melalui unggahan di akun Twitternya, Babe Cabita mulanya mengeluhkan kena denda pajak. Sat mengajukan surat permohonan dihapus ditolak.
"Halo @DitjenPajakRI mumpung lagi rame aku juga mau minta tolong, aku udah bayar pajak terhutang (kurang bayar) tahun 2019 sebesar Rp16 juta karena aku kemaren kurang edukasi dan ternyata masih harus bayar dendanya Rp70 juta. Ampuuuun...dendanya bisa dihapus ga?" ucapnya.
"Katanya bisa dihapus kalau buat surat permohonan, aku sudah buat tapi ditolak dan harus bayar dendanya. Pliss bayar riba sampai Rp70 juta sih aku ngga sanggup. 2019 aku juga masih sendiri, belum ada PT makanya ngga paham," ungkapnya saat itu.
Gegara cuitannya tersebut, Babe Cabita kemudian diundang bersama para influencer lainnya untuk berdiskusi lebih lanjut dan diminta memberi masukan kepada Kemenkeu.
Berita Terkait
-
Sebelum Meninggal Babe Cabita Ungkap Sakit Kelainan Darah Langka, Bedanya Apa dengan Leukimia?
-
Seloroh Babe Cabita Usai Dibantu Kaesang Pangarep: Rezim Aman Kan
-
Babe Cabita Meninggal Dunia, Sahabat Komika Berduka
-
Menggigil Sampai Halusinasi Saat Penyakitnya Kambuh, Babe Cabita Sempat Singgung Kematian Sebelum Wafat
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer
-
DPR Pastikan Kawal Kasus Bocah Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Desak Pelaku Dihukum Berat
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
-
Waspada! WNA Australia Positif Campak Usai dari Bandung, Kemenkes Perketat Surveilans
-
Teror Berantai Ketua BEM UGM 2026: Kritik Kebijakan, Fitnah AI, hingga Ancaman ke Keluarga