Suara.com - Di tahun 1997, band rock Rif mengeluarkan album debut bertajuk Radja. Salah satu lagu yang menjadi single andalan di album ini berjudul Radja.
Lagu rock progresif ini ternyata mampu mengangkat nama band Rif di kancah musik tanah air. Lagu ini terbukti merajai tangga lagu populer di era itu.
Ditilik dari liriknya, lagu Radja bercerita tentang keinginan seseorang menjadi Raja yang hidupnya penuh dengan kekayaan dan kenikmatan.
Baca Juga:
Restu Triandy atau dikenal dengan Andy Rif, mengaku lagu ini terinspirasi dari kisah nyata mengenai kehidupan seorang anak Presiden RI.
Andy bercerita pernah diundang ke pesta di Bali yang diselenggarakan salah satu anak Presiden ke-2 RI Suharto.
"Pernah diundang pesta ke Bali. Yang bikin pesta adalah anaknya Pak Harto," cerita Andy, vokalis Rif di Youtube Taulany TV.
Menurut Andy, pesta tersebut berlangsung megah, meriah hingga membuatnya takjub. Bagi Andy yang merupakan anak Bandung, pesta tersebut benar-benar luar biasa.
Baca Juga: Bantuan untuk Gaza Berhasil Dikirim via Udara Berkat Kolaborasi Prabowo dan Raja Abdullah II
Andy melihat bagaimana anak Presiden Suharto itu benar-benar seperti raja di pesta tersebut. Sang anak presiden kata Andy, memasang petasan di tengah kerumunan lalu disambut meriah ketika petasan meledak.
"Ini asyik banget. Memang dia raja banget. Teman-temannya, bawahannya sangat nunduk banget. Andai ku jadi raja," kata Andy.
Terinspirasi dari pesta ultah itu, Andy Rif lalu menuangkannya dalam sebuah tulisan panjang. Karena ingin dibuat lagu, Andy lalu meminta bantuan temannya untuk mengedit tulisan itu menjadi lirik.
"Dibikinlah tulisannya lebih bagus ama dia. Terciptalah lirik itu. Tapi idenya dari melihat kejadian anak raja itu," ujar Andy.
Ello yang mendengar cerita Andy mengaku kaget. Ia tak menyangka ternyata lagu Radja yang ia gemari ternyata terinspirasi dari pesta ultah anak Presiden RI.
"Gokil ya. Gua baru tau ternyata dari situ juga ya inspirasinya. Dan chord-nya itu itu doang lagi. Kalau anak band main itu salah, gua ga ngerti deh," kata Ello.
Tag
Berita Terkait
-
Bantuan untuk Gaza Berhasil Dikirim via Udara Berkat Kolaborasi Prabowo dan Raja Abdullah II
-
Eko Yuli Irawan Lolos ke Olimpiade 2024, Ketum KOI Raja Sapta Oktohari: Catatan Sejarah Baru Indonesia
-
Persib Bandung vs Bhayangkara FC, Stefano Beltrame Tak Sabar Hadapi Radja Nainggolan
-
Sampai Keluar Asap! Ini Ujian Calon Sopir Bus Sugeng Rahayu, Pantas Raja Jalanan Surabaya-Jogja
-
Profil Kevin Osmond: Suami Grace Natalie Punya Karier Mentereng, Kini Istrinya Berpotensi Maju Pilkada DKI
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!
-
Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan
-
Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri
-
Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi
-
Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta
-
AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini
-
Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya
-
Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar
-
Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran
-
Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad