Suara.com - Mudik atau pulang kampung adalah tradisi yang biasa dilakukan umat Islam di Indonesia setiap Hari Raya Idul Fitri. Mereka yang mudik biasanya rindu akan kampung halaman yang lama ditinggalkan.
Setiap arus mudik ada saja tingkah aneh para pemudik yang tak jarang justru membahayakan bagi pemudik itu sendiri.
Seperti yang terjadi di daerah Sumatera kali ini. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat ada seorang pemudik yang nekat bergantung di belakang mobil.
Baca Juga:
Angka Kecelakaan dan Korban Meninggal Dunia Menurun di Masa Mudik-Balik Lebaran 2024, Ini Datanya
Dikutip dari unggahan akun X @SammiSoh, terlihat sebuah mobil sedang melintas di jalanan yang di daerah Sumatera Barat.
Mobil tersebut tampak mengangkut banyak barang di bagian atas mobil ditutupi terpal. Uniknya, di belakang mobil tampak seorang pria berdiri memegang body mobil yang melaju kencang.
Penumpang ini terpaksa berdiri di bagian belakang luar mobil karena tidak kebagian tempat duduk di dalam mobil.
"Ini di Sumatera Barat. Begitu banyak pos mudik dgn penjagaan polisi, ini bisa lolos," tulis akun @SammiSoh.
Baca Juga: Heboh Seleb TikTok Galih Loss Bikin Konten Prank Membahayakan Warga, Publik: Laporkan!
Menurut akun tersebut, penumpang di luar mobil ini sempat jatuh dan ditabrak mobil belakang. "Indonesia Konoha ini cuma satu analisa hukumnya oleh polisi, yang nabrak pasti salah," kata akun tersebut.
Unggahan ini menuai reaksi dari netizen. Banyak yang menganggap perbuatan pria itu termasuk nekat dan membahayakan diri sendiri.
"Kasihan... tentu dia jg tskut jatuh dn pasti amat sangat lelah. Mgkn pas2an, tdk ada uang untuk naik bus... kasihan.. smg sehat selamat smp tujuan," ujar seorang netizen.
Namun seorang netizen menganggap peristiwa itu bukan terjadi di Sumatera Barat melainkan di Lampung.
"Sumatra barat mana ?, itu di pesisir barat lampung, di jalan hutan kawasan TNBBS," ujar netizen lain.
Berita Terkait
-
Heboh Seleb TikTok Galih Loss Bikin Konten Prank Membahayakan Warga, Publik: Laporkan!
-
Tetap Survive Ditinggal ART Mudik, Begini Keseharian Felycia Angelista Urus Dua Balita
-
Viral Video Pengunjung Taman Safari Bogor Nekat Buka Kaca Mobil di Kandang Singa: Ingin Lebih Dekat dengan Tuhan
-
Mencoba Milkpan, Roti Super Lembut yang Mirip Oleh-oleh Viral dari Thailand
-
Viral Anjing Maltese Diduga Dianiaya Empat Remaja di Jember, Pemilik Minta Keadilan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?