Suara.com - Sopir Fortuner bernisial PWGA kini tak bisa lagi menunjukkan sikap arogannya. Sebab kepolisian telah menetapkan dirinya sebagai tersangka kasus pemalsuan pelat mobil dinas TNI.
PWGA merupakan pria yang viral di media sosial. Aksinya terekam dalam video, tatkala ia marah-marah setelah diduga berselisih dengan salah satu pengendara mobil di Tol Jakarta-Cikampek KM 57.
PWGA juga sempat menabrakkan mobilnya ke mobil lawan cekcoknya itu. Terekam dengan jelas PWGA mengendarai mobil Fortuner Hitam dengan pelat nomor Mabes TNI 84337-00.
Dalam video viral itu, PWGA mengaku sebagai anggota TNI. Ia juga mengatakan memiliki kakak seorang jenderal yang bertugas di Mabes TNI.
Namun belakangan, terbukti kalau semua itu adalah bohong. Bahkan pelat nomor TNI yang ia gunakan adalah pelat palsu.
Kini pria paruh baya itu ditahan di Polda Metro Jaya. Ia dijerat Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat.
Lantas seperti apakah sosok PWGA? Berikut ulasannya.
Setelah videonya viral, Mabes TNI menelusuri dan menyelidiki sosok pengendara mobil Fortuner yang cekcok dengan pengguna jalan lain di ruas Tol Jakarta-Cikampek.
Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menyatakan, PWGA bukanlah anggota TNI. Ia hanya warga sipil yang berupaya menyaru jadi aparat.
Baca Juga: Penampakan Pierre Abraham Si Supir Fortuner Pake Baju Tahanan, Diancam 6 Tahun Penjara!
"Jajaran Ditkrimum Polda Metro berhasil menangkap pelaku yang berinisal Ir. PWGA di kediamannya yang berada di Cempaka Putih. Dari hasil pemeriksaan dipastikan yang bersangkutan merupakan warga sipil yang berprofesi sebagai seorang pengusaha, bukan anggota TNI," demikian tulis Puspom TNI melalui akun Instagram resminya, dikutip beberapa waktu lalu.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, PWGA kini telah ditetapkan tersangka oleh kepolisian dan ditahan di Polda Metro Jaya.
Adapun nama asli PWGA adalah Ir Pierre WG Abraham. Ia merupakan adik dari Purnawirawan TNI. Dalam konferensi pers, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra mengungkapkan identitas, PWGA.
"Identitas tersangka yaitu inisial PWGA. Lahir di Manado, 1 Agustus 1971," katanya dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya Kamis (18/4/2024).
Mengenai pelat nomor TNI yang digunakan PWGA, Wira mengatakan, pelat tersebut benar milik Mabes Polri, namun statusnya kini dalam proses pemutihan.
Setelah videonya viral, lanjut Wira, PWGA sempat membuang pelat nomor mobil tersebut di sebuah sungai di wilayah Lembang, Bandung.
Adapun motif PWGA menggunakan pelat nomor TNI, menurut Puspom TNI hanya untuk menghindari aturan ganjil-genap di Jakarta.
Atas kelakuannya itu, kini PWGA dijerat Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat, dengan ancaman hukuman penjara selama 6 tahun.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Penampakan Pierre Abraham Si Supir Fortuner Pake Baju Tahanan, Diancam 6 Tahun Penjara!
-
Polisi Periksa Kejiwaan Pengemudi Toyota Fortuner Arogan Berpelat TNI Palsu
-
Arogan di Jalan Ngaku Adik Jenderal TNI, Kini Pierre Abraham Si Sopir Fortuner Kicep Berbaju Tahanan!
-
Pengemudi Fortuner Arogan Buang Pelat Nomor Dinas TNI Palsu ke Sungai di Lembang Usai Kasusnya Viral
-
Taktik Licik Sopir Toyota Fortuner Sebelum Ditangkap Polisi, Sembunyi Di Rumah Kakaknya Hingga Buang Pelat Nomor TNI
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi