Suara.com - Adik pedangdut Via Vallen, Rafi Pratama kembali menjadi perbincangan masyarakat.
Rafi diduga menggadaikan motor secara sepihak milik seorang driver ojek online (ojol) melalui seseorang bernisial Adit.
Akibat tindakan itu belasan ojek online (ojol) dan bonek di menggeruduk rumah Via Vallen di kawasan Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (22/4/2024).
Baca Juga:
Terungkap Penampilan Zara Putri Ridwan Kamil Usai Lepas Hijab, 'Menyala' dengan Rambut Pirang!
Ada Tapi-nya! Ternyata Ini Syarat Ridwan Kamil untuk Zara yang Lepas Hijab
Dari informasi yang dihimpun, kuasa hukum korban, Bramada Pratama Putra menjelaskan, Rafi awalnya meminjamkan uang kepada Adit dengan jaminan sebuah motor milik temannya yang merupakan seorang driver ojol.
Namun, saat Adit ingin mengembalikan uang dan mengambil motornya, motor tersebut sudah tidak ada. Rafi pun tidak bisa dihubungi dan menghilang selama beberapa pekan terakhir.
"Bahkan nomor kontak Whatsapp diblokir," kata Bramada.
Baca Juga: Berbeda dengan Mobil, Motor Listrik Justru Belum Dilirik Masyarakat
Driver ojol pemilik motor bersama belasan bonek dan aliansi arek Sidoarjo kemudian menggeruduk rumah Via Vallen sejak sore hingga malam.
Mereka menunggu dan mencari Rafi Partama di depan rumah untuk meminta pertanggungjawaban, namun tak kunjung bertemu.
Rafi merupakan anak ketiga dari lima bersaudara, yaitu Via Vallen, Mella Rossa, Rafi Pratama, Vinda Alfinna, dan Alvin Saputra.
Baca Juga:
Desta dan Natasha Rizky Berdebat seperti Masih Nikah, Vincent Rompies Gercep Menengahi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus