Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin berbagai pengalaman dengan Calon Wapres RI terpilih Gibran Rakabuming Raka soal tugasnya sebagai wapres di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Diketahui, Gibran menemui Wapres Ma'ruf di Rumah Dinas Wapres, Jakarta, Rabu (24/4/2024).
"Jadi, yang diceritakan oleh wapres itu lebih kepada tugas yang diberikan presiden sekarang Pak Jokowi, ini ini ini. Seperti yang anda ketahui semuanya, misalnya ada Papua, kemiskinan, stunting, ekonomi syariah dan seterusnya," kata Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi di Rumah Dinas Wapres usai pertemuan tersebut.
Ma'ruf, kata Masduki, mengibaratkan bahwa seorang wapres itu tidak punya stempel, artinya tidak ada keputusan dari wapres.
"Sehingga hanya menerima penugasan dari presiden. Mungkin penugasan dari presiden dalam hal ini Pak Prabowo ini bisa sama, tetapi juga bisa beda," ujar Masduki.
Dalam pertemuan itu, kata dia, Wapres juga menceritakan kepada Gibran bahwa dia pernah menunaikan shalat di Masjid Presiden Jokowi di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
"Sementara sampai sekarang Pak Jokowi juga belum sempat ke sana, ya guyon-guyon begitu," kata Masduki.
Selanjutnya, Wapres juga memberikan wejangan kepada Gibran soal visi Indonesia Emas 2045.
"Ada beberapa wejangan penting yang disampaikan oleh wakil presiden tentang keberlanjutan bagaimana agar masyarakat Indonesia betul-betul bisa menikmati Indonesia Emas (2045) karena kondisi internal saat ini sangat bagus," tuturnya.
Terlebih, kata Masduki, usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dibacakan, pasangan capres-cawapres nomor urut 1 dan 3 telah menerima dan bahkan menyampaikan selamat sehingga menjadi momentum yang baik untuk saling berkonsolidasi.
Kepada Wapres, Gibran juga mengatakan saat ini masih fokus untuk menyelesaikan pekerjaannya sebagai Wali Kota Solo.
Masduki mengatakan Gibran nantinya juga akan mengundang Wapres Ma'ruf untuk meresmikan destinasi yang terkait dengan kesenian di Kota Solo, Jawa Tengah pada Juni atau Juli 2024 ini.
"Mas Gibran mengundang Wapres untuk ke Solo untuk meresmikan destinasi yang saat ini belum selesai, masih diselesaikan oleh Kementerian PUPR. Jadi, kira-kira Wapres akan meresmikan itu kira-kira bulan Juni atau Juli," ucap Masduki.
Sementara, saat ditanya awak media apakah Wapres Ma'ruf juga akan bertemu dengan Calon Presiden Terpilih RI Prabowo Subianto, Masduki menyebutkan bahwa sejauh ini belum ada agenda tersebut.
"Sampai saat ini belum dan Bapak Wapres tentu saja menunggu mungkin kapan waktu yang pas (untuk) masing-masing, nanti akan diagendakan," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!