Suara.com - Polisi menyebut alasan pemuda mabuk bernama Teguh (17) menusuk ibu-ibu di Jalan Cimanggu Bivet, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat karena panik usai ditegur saat bersembunyi dari kejaran temannya.
Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Eko Agus menuturkan bahwa pelaku awalnya mabuk minuman keras (miras) bersama dua temannya di sekitar lokasi sekitar pukul 02.00 WIB.
Saat mabuk, pelaku terlibat keributan dengan temannya tersebut lalu kabur dan bersembunyi di rumah korban bernama Ibu Titin (55).
Baca Juga: Heboh! Pemuda Diduga Mabuk Tusuk Emak-emak di Bogor, Endingnya Kepala Pelaku Diinjak-injak
"Ketika Ibu Titin bangun pagi melihat adanya saudara Teguh di dalam rumahnya kemudian menegurnya," kata Eko kepada wartawan, Rabu (8/5/2024).
Karena panik, lanjut Eko, pelaku lantas menyerang korban menggunakan pisau dapur. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian perut.
"Karena panik dan kaget saudara teguh menyerang Bu Titin menggunakan pisau dapur akibat kejadian tersebut Bu Titin mengalami luka sobek di bagian perut.
"Saat ini Ibu Titin rawat jalan, tidak dirawat inap," jelasnya.
Baca Juga: Heboh! Pemuda Diduga Mabuk Tusuk Emak-emak di Bogor, Endingnya Kepala Pelaku Diinjak-injak
Viral
Video terkait peristiwa ini sebelumnya beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @bogordailynews. Dalam keterangannya dijelaskan terjadi pada Rabu (8/5/2024) pagi tadi.
"Diduga pemuda tersebut dalam kondisi tidak sadar diri akibat mabuk," tulisnya.
Dalam video pelaku terlihat hanya duduk jongkok dan menundukkan kepala saat ditangkap warga. Salah satu warga yang emosi sempat menendang bagian kepala pelaku.
Berita Terkait
-
Heboh! Pemuda Diduga Mabuk Tusuk Emak-emak di Bogor, Endingnya Kepala Pelaku Diinjak-injak
-
Cekcok Sepele Berujung Maut, Polisi Dalami Alasan Pelaku Penusukan Selalu Bawa Samurai di Mobilnya
-
Cekcok Berujung Maut, Wanita Paruh Baya Ditusuk Pedang di Depan Toko Miliknya
-
2 ABG di Jagakarsa Mabuknya Rusuh! Mukulin Spion Mobil di Jalanan, Endingnya Tabrak Tembok usai Dikejar Warga
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya