Suara.com - Dua perempuan yang diketahui berada di wilayah Bangka Belitung viral di media sosial. Bukan tanpa alasan, pemicu keduanya sampai berteriak dan nyaris baku hantam dimulai dari seekor ayam.
Mengutip Instagram @memomedsos, Jumat (10/5/2024) terlihat dua orang perempuan saling berteriak. Salah satu perempuan merekam perempuan berbaju hijau sambil berteriak mengingatkan.
"Sebuah video viral di media sosial menunjukkan keribuatan yang terjadi antar tetangga akibat tahi ayam," tulis caption video.
Terdengar keduanya beradu argumen terkait wilayah tanah yang mereka kuasai sambil sesekali menyinggung soal ayam tetangga yang masuk ke rumah si perekam.
Baca Juga:
Mantan ART Ria Ricis yang Dipecat gegara Roti Klarifikasi, Ternyata Diberi ke Fans yang Kelaparan
"Dikandang, dikandang," saran perekam kepada pemilik ayam yang merupakan tetangganya.
Meski begitu, perempuan baju hijau justru naik pitam dan terus mengomel karena tak terima ketika ditegur dan diingatkan.
Video tersebut pun menimbulkan pro dan kontra di kalangan netizen. Sejumlah saran juga diberikan, namun ada juga yang membantah.
"Emang bener meresahkan ayam tetangga," kata salah satu netizen.
"Mesti tetangga terdekat selalu bikin masalah, jarang yang akur," ujar netizen lain.
"Tai ayam kok dipermasalahkan?" kata netizen lain.
Bahkan ada yang menyarankan agar si perekam video membuat jebakan ayam.
"Buat jebakan, masuk pekarangan, ketangkep, makan bareng, adem tuh dua orang," saran lainnya.
Meski menimbulkan pro dan kontra, hidup bertetangga dengan warga sekitar memang menjadi pengalaman bersosialisasi yang beragam. Paling penting memang saling menjaga ketenangan.
Dalam kasus di atas seharusnya pemilik ayam bisa membuat kandang khusus untuk menampung. Sementara pemilik rumah lain bisa mendirikan jaring untuk pembatas agar ayam tidak masuk ke dalam pekarangan rumahnya.
Berita Terkait
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial
-
Paradoks Stockdale: Cara Jaga Kewarasan di Negara yang Penuh Kejutan
-
Media Sosial vs Real Life: Hidup Sempurna di Feed, Berantakan di Dunia Nyata
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen