Suara.com - Sebanyak empat perempuan muda ditemani satu orang diduga anggota polisi viral di media sosial baru-baru ini. Bukan tanpa alasan, para perempuan tersebut menenggak minuman keras (miras) dan bebas merokok saat menunggu mediasi salah satu rekannya di salah satu kantor polisi.
Melansir akun Twitter, @Heraloebss, Rabu (22/5/2024), terdapat dua video yang menampilkan para perempuan yang sedang berada di ruang kantor polisi. Diduga peristiwa itu terjadi di Mapolres Sikka, Nusat Tenggara Timur (NTT).
Video kedua adalah permintaan maaf dan klarifikasi dari empat perempuan yang melakukan hal kurang pantas di kantor polisi tersebut.
"Bisa-bisanya pada mabok di kantor polisi. Anak-anak mabok di jalanan ditangkepin, ini mabok di Markas Polisi cuma minta maaf?" tulis sebagian kalimat di caption video.
"Punya bekingan di Polres?, apa kabar oknum?. Katanya di +62 cewe cantik dan kaya kebal hukum, secantik dan sekaya apa rupanya kalian?" kata lainnya.
Video itu pun berlanjut dengan klarifikasi empat perempuan itu yang hanya meminta maaf terhadap perbuatan yang mereka lakukan di kantor polisi setempat.
Dalam penjelasannya, memang empat perempuan itu mengenal salah satu orang yang diduga anggota polisi di Polres setempat. Mereka sedang menunggu temannya yang sedang mediasi, sambil menunggu mereka membuka minuma keras yang dibawa dan merokok di ruangan tersebut.
Aksinya justru mendapat kecaman dan hujatan para netizen di media sosial. Bukannya menjaga prilaku di kantor tersebut justru membuat ulah. Tak ayal pihak kepolisian pun juga terkena imbasnya karena tidak mengingatkan perempuan muda tersebut.
"Ini polisinya enggak ikut klarifikasi kah?" sindir salah satu netizen.
Baca Juga: Pengantin di Malang Cosplay Sanji dan Nami One Piece Viral: Kabahagiaan Orang Beda-beda
"Gua pernah ke kantor polisi dimarah-marahin gegara pakai sendal. Lah ini di kantor polisi malah buat pesta miras, parah-parah Indonesia lama-lama bobrok isinya geng motor, tawuran, prostitusi, pemabuk, penjudi, pecandu, koruptor," ungkap netizen lain kecewa.
"Sakit jiwa banget," kata lainnya.
"Enggak ada harga dirinya itu, markas dipakai mabok bocil. Kok mereka enggak tersungging ya," celetuk netizen lain menyindir pihak polisi.
Menanggapi institusinya yang terseret dengan tempat menenggak miras, Kasi Humas Polres Sikka, AKP Susanto kejadian itu tengah didalami Propam Polres Sikka.
Bahkan Susanto juga mengakui bahwa pria yang ada di dalam video tersebut adalah anggotanya. Meski begitu penyelidikan masih dilakukan di mana tepatnya ruangan yang digunakan empat wanita tersebut saat merokok dan menenggak miras.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II
-
DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini