Suara.com - Sebuah komet yang sebelumnya disebut meteor dan menimbulkan warna biru menyala di langit yang gelap di sekiar wilayah Spanyol dan Portugal menjadi viral.
Bahkan momen benda antariksa yang melintas tersebut tertangkap kamera amatir dari warga yang tak sengaja mengaktifkan rekaman gawai mereka. Awalnya banyak yang menyebutkan kejadian itu hoaks, hingga editan videomaker profesional.
Namun setelah kabar tersebut ramai jadi perbincangan, bahwa komet tersebut memang asli melintas di bumi.
Mengutip dari The Sun, Rabu (22/5/2024) benda yang disebutkan meteor tersebut adalah komet, bukan meteor yang disebutkan di media sosial. Badan Antariksa Eropa atau ESA juga membenarkan bahwa komet tersebut menyebabkan pencaran warna biru kehijauan.
ESA menjelaskan rata-rata kecepatan komet yang melintas di Spanyol dan sebagian wilayah Portugal mencapai 2.735 kilometer per jam.
Badan antariksa tersebut menjelaskan bahwa benda yang melaju tersebut merupakan pecahan dari komet yang menimbulkan warna tak biasa seperti meteor pada umumnya.
Komet tersebut diketahui terbakar di atas Samudra Atlantik setelah melintas langit Spanyol dan Portugal. Timbulnya warna biru kehijauan sendir, ESA belum mengungkapkan pemicu apa hingga membuat warna tersebut muncul.
Tangkapan rekaman komet yang menimbulkan warna biru-kehijauan juga menjadi perbincangan netizen di media sosial.
Fenomena alam yang tak diprediksi tersebut juga menjadi salah satu kejadian alam yang menarik untuk disaksikan. Bahkan munculnya komet di langit tak jarang dianggap sebagai pengabul keinginan manusia yang diharapkan.
Baca Juga: Komet Setan Sebesar Everest Meluncur ke Arah Bumi, Bisa Berbahaya?
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua
-
Kasatgas Tito Karnavian Pastikan Pemulihan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah