Suara.com - Bareskrim Polri menangkap Sofyan, Caleg Dewan Pimpinan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang terpilih dari PKS terkait kasus 70 kilogram sabu. Sofyan ditangkap di salah satu toko pakaian. Saat itu, dirinya sedang ingin berbelanja.
Dalam video yang dilihat Selasa (28/5/2024), terlihat Sofyan yang memakai jaket sedang mencoba ukuran celana jeans. Dirinya tampak sedang tertawa.
Tak lama kemudian, salah satu petugas kepolisian berpakaian preman masuk ke dalam toko dan menghampiri Sofyan.
Petugas itu berkoordinasi dengan petugas yang memakai peci dan kacamata untuk memastikan target adalah Sofyan atau tidak.
Setelah dinyata benar, petugas tersebut kemudian merangkul Sofyan untuk membawanya. Sontak saja sejumlah orang yang ada di lokasi terkejut.
Sebelum keluar dari toko, petugas melakukan penggeledahan terhadap Sofyan.
"Mana motornya?" tanya seorang petugas.
"Sudah pergi dia pak," jawab Sofyan.
"Bukan mau kita bawa motornya, nanti kalau titip di sini hilang.
Mau dititip sama yang punya toko. Pak nanti kita titip motor ini ya," ungkap petugas.
Baca Juga: Minta Maaf ke Masyarakat, PKS Bakal Langsung Pecat Caleg Sofyan Bos Sabu 70 Kilogram
"Pak, kami enggak berani ini, takut," ucap karyawan toko.
"Nah itulah, makanya kau ada kunci kita bawa, nanti kita serahin sama keluarga kamu motornya," ujar petugas.
Selanjutnya, kedua tangan Sofyan dibogrol oleh petugas yang menangkapnya.
Berita Terkait
-
Gembong Narkoba El Chapo Merengek Minta Pulang ke Meksiko, Mau Nonton Piala Dunia?
-
Kasus Tambang Ilegal dan TPPU, Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas PT SJU di Sidoarjo
-
Kantongi 5 Alat Bukti, Bareskrim Polri Jerat Founder PT DSI Sebagai Tersangka Baru
-
Mukmin Juara 1 SUCI 12 Kompas TV Dicolek PKS, Ada Apa?
-
Bantah Terlibat, DWP Tegaskan Tak Pernah Promosikan Whip Pink
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
WALHI 'Semprot' Pemprov DKI: Bukannya Perluas Akses Transportasi Umum, Malah Naikkan Tarif
-
Heri Gunawan dan Istri Kompak Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR BI-OJK, KPK Bakal Panggil Paksa?
-
Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara
-
Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah
-
Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer
-
Ada Demo Mahasiswa, Selain Bundaran HI Hindari 4 Ruas Jalan Ini
-
WALHI Kritik Kenaikan Tarif Transjakarta, Krisis Udara Ibu Kota Bakal Makin Parah
-
Jakarta Siaga Macet Hari Ini, Cek Jalur Alternatif Hindari Demo Mahasiswa di HI
-
Polisi Proses Hukum 2 ABH Penganiaya Bocah di RPTRA Senen: Satu Ditahan, Satu Wajib Lapor