Suara.com - Seorang pria berinisial VA (23), harus berurusan dengan pihak kepolisian usai menampol ayah sambungnya sendiri, HS (52). Tonjokan VA membuat mata kanan ayahnya lebam.
Adapun peristiwa ini terjadi di Gang Sanusi Rt 005/008, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Sutrino mengatakan peristiwa ini bermula ketika koban HS sedang cekcok mulut dengan istrinya tersangka.
Korban saat itu sempat melontarkan kata makian, terhadap istri VA. Mendengar istrinya dimaki, VA langsung naik pitam.
Tidak terima perlakuan korban, pelaku langsung meninju korban dibagian wajah, hingga menyebabkan lebam berwarna biru keunguan.
“Pelaku mendengar istrinya dimaki dengan kata kasar oleh korban, tiba-tiba langsung memukul korban satu kali ke arah wajah dan mengenai mata kanan," kata Sutrisno dalam pesan singkat, Jumat (31/5/2024).
Meski VA tersebut merupakan anak sambungnya sendiri, korban tetap melaporkan peristiwa ini kepada pihak kepolisian.
Usai melakukan rangkaian penyelidikan dan penyidikan, aparat kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka.
Tersangka dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.
Baca Juga: Hobi Adu Pukul di Atas Ring, Jefri Nichol justru Mewek Gegara Sosok Ini
Berita Terkait
-
Adu Pukul hingga Tawuran antar Remaja saat Sholawatan di Alun-Alun Demak Viral: Otaknya Putus
-
Ulasan Buku 'Pukul Setengah Lima' Oleh Rintik Sedu, Seni Menjadi Orang Lain
-
Bakal Punya Ayah Sambung, Ternyata Ini Panggilan Anak Ayu Ting Ting ke Muhammad Fardhana
-
Bahaya Luka Lebam pada Anak, Bisa Jadi Gejalan Kanker
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji