Suara.com - Kasus dugaan seorang anak kecil tewas terjatuh dari Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) wilayah Jatiasih, Bekasi viral di media sosial. Anak kecil tersebut diketahui jatuh di jalur tol.
Mengutip akun X, @Heraloebss, Minggu (2/6/2024), video berdurasi sekitar 22 detik itu tampak seorang perekam yang menunjukkan kondisi pembatas jembatan yang terlihat berlubang.
Dalam video terlihat beberapa bagian pembatas tersebut rusak dan ada tali tambang yang disinyalir untuk mengantisipasi orang bersandar. Meski sudah dipasangi pengaman berupa beberapa tali rafia dan tali tambang, korban terlihat sudah terkapar di atas aspal dan mengeluarkan darah.
Dalam narasi caption video, anak tersebut diketahui lelah bercanda. Selanjutnya berniat bersandar di pembatas JPO, justru yang ia temukan di dekat lokasi perbaikan.
Terdapat indikasi petugas perbaikan hanya memasangi tali rafia di satu titik JPO yang akan dibenahi. Sehingga anak yang akan bersandar justru terjatuh.
Video itu pun mendapat tanggapan dari sejumlah netizen. Tak sedikit mendesak pemerintah yakni yang memiliki kewenangan dalam JPO itu bertanggungjawab.
"Pemda Miskin, sampai merawat JPO pun enggak ada duit. Kerlurga korban bisa menuntut pengelola JPO," tulis netizen pertama.
"Itu anak kecil?. Tuntut itu Pemda dan pengelolaan JPO-nya," sebut netizen lain.
"Pasti pemerintah cuma mengimbau masyarakat untuk lebih hati-hati," kata lainnya.
Baca Juga: Main Berujung Petaka! Kronologis Anak 8 Tahun Terjatuh di JPO Tol Jorr Jatiasih
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu 1 Juni 2024 itu juga disayangkan. Pasalnya JPO yang harusnya menjadi jembatan yang aman, justru memakan korban jiwa.
Belum diketahui kelanjutan kasus tersebut. Keluarga korban juga diketahui masih berduka atas tewasnya anak tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok