Suara.com - Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta tahun ajaran baru sempat mengalami kendala. Sebab, situs ppdb.jakarta.go.id sempat tak bisa diakses oleh para orang tua atau wali dan Calon Peserta Didik Baru (CPDB) pada pukul 08.00 WIB ketika pendaftaran dibuka.
Menanggapi hal ini Wakil Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Purwosusilo mengatakan hal ini terjadi bukan karena server situs mati atau down. Pengguna sulit mengakses karena terjadi penumpukan orang yang mengakses situs.
"Bukan eror. Jadi pada saat detik pertama sampai 10 menit itu terjadi penumpukan. Tapi masyarakat tetap bisa akses, bukan eror, lancar-lancar saja," ujar Purwo kepada wartawan, Senin (10/6/2024).
Menurutnya, ada sekitar puluhan ribu orang yang mengakses situs itu dalam waktu bersamaan. Padahal, orang tua atau wali CPDB tak perlu buru-buru karena kecepatan mendaftar tak berkaitan dengan seleksi PPDB.
"Iya penumpukan pada awal, jadi seperti biasa. Dalam sebuah sistem itu di awal bareng, sudah sekian puluh ribu. Enggak eror," kata Purwo.
Lebih lanjut, Purwo memastikan saat ini situs tersebut sudah kembali lancar dan bisa diakses lagi. Pihaknya juga sudah mengantisipasi hal ini dengan menyiapkan teknisi.
"Jadi untuk kelanjutannya terus sudah berjalan secara stabil. Kalau penumpukan lalu kita lost, bisa jebol. Makanya itu salah satu pengamanan," jelas Purwo.
"Ibarat kata mesin itu pemanasnya lagi di-stater, langsung tancap gas kan enggak mungkin. Maka kami memang sudah antisipasi dan kami selalu standby untuk memonitor perjalanan sistem, lancar-lancar saja," tambahnya memungkasi.
Diketahui, PPDB tingkat SD hingga SMA/SMK dibagi ke sejumlah jalur, yakni afirmasi, zonasi, dan perpindahan tugas orangtua. Kemudian, untuk SMP dan SMA, ada jalur tambahan adalah jalur prestasi dan jalur non-prestasi.
Baca Juga: Demi Sekolahkan Anak Tidak Mampu, DPRD DKI Minta Kuota PPDB Jalur Afirmasi Ditambah Jadi 50 Persen
Berikut jadwal PPDB jenjang SD hingga SMA di Jakarta:
A. SD
Jalur afirmasi
1. Jalur afirmasi prioritas pertama bagi anak asuh panti, anak tenaga kesehatan yang meninggal dunia saat menangani Covid-19:
• 10-25 Juni 2024: daftar PPDB
• 26 Juni 2024: pengumuman
• 27-28 Juni 2024: lapor diri
2. Jalur afirmasi prioritas pertama bagi anak penyandang disabilitas:
Berita Terkait
-
Bersiap! Pendaftaran PPDB SD Sampai SMA di Jakarta Dibuka Mulai Besok
-
Tenang, Warga Jakarta Terdampak Penghapusan NIK Masih Bisa Daftar PPDB, Simak Syaratnya!
-
Buruan! PPDB Jabar 2024 Tahap 1 Dibuka hingga 7 Juni, Ini Syarat, Kuota dan Cara Daftar
-
PPDB Disebut Bikin Repot Ortu Se-Indonesia, Sudirman Said Ingatkan Pemerintah Jamin Akses Pendidikan Anak
-
Demi Sekolahkan Anak Tidak Mampu, DPRD DKI Minta Kuota PPDB Jalur Afirmasi Ditambah Jadi 50 Persen
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri