Suara.com - Sejumlah nama dikabarkan bakal meramaikan pertarungan di Pemilihan Gubernur atau Pilgub Riau periode 2024-2024. Dari beberapa tokoh yang muncul, ada sosok-sosok yang sebelumnya bekerja sama sebagai pejabat publik memimpin Riau.
Mereka adalah Gubernur-Wakil Gubernur Riau periode 2019-2024, Syamsuar dan Edy Natar Nasution serta SF Hariyanto yang sebelumnya menjabat Sekda Riau di era Syamsuar dan Edy Natar itu.
Ketiga tokoh ini pernah mengarungi bersama dalam membangun Riau selama 2019-2024. Kini 'tiga serangkai' tersebut digadang-gadangkan akan maju di Pilkada Riau tahun ini.
Berikut ini ulasan singkat tentang sosok Syamsuar, Edy Natar Nasution dan SF Hariyanto.
1. Syamsuar
Syamsuar telah membangun komunikasi dengan sejumlah partai untuk maju di Pilgub Riau tahun ini. Mantan Gubernur Riau ini disebut akan berduet dengan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mawardi Saleh.
Syamsuar dan Mawardi pun telah bertemu Ketua Majelis Syuro PKS, Dr Salim Segaf Al-Jufri pada Minggu (9/6/2024). Pertemuan ini juga dihadiri oleh anggota DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, Ketua DPW PKS Riau, Ahmad Tarmidzi, serta sejumlah kader lainnya.
Syamsuar merupakan Gubernur Riau periode 2019-2024 yang mengundurkan diri lebih cepat karena maju pada pemilihan anggota legislatif (pileg) DPR RI lalu.
Karier Syamsuar dimulai dari birokrasi. Ia kemudian masuk dunia politik dengan terpilih menjadi Wakil Bupati Siak lalu menjabat Bupati Siak dua periode.
Baca Juga: Profil Abdul Wahid, Anggota DPR RI Siap Bertarung di Pilgub Riau
Bersama Edy Natar Nasution pada 2019 pasangan ini memenangkan Pilkada Riau yang diusung oleh PAN, Nasdem, dan PKS. Pada Pemilu Legislatif 2024 lalu Syamsuar maju sebagai anggota DPR RI daerah pemilihan I dan memastikan diri duduk di Senayan dari Partai Golkar.
Syamsuar yang merupakan Ketua Partai Golkar Riau ini juga dinilai bakal kembali maju karena sukses meningkatkan perolehan suara anggota DPR RI dari daerah pemilihan Riau 1 dan Riau 2, meski gagal membawa Golkar kembali menjadi pemenang Pemilu Legislatif di tingkat Provinsi Riau.
3. Edy Natar Nasution
Edy Natar Nasution nampaknya juga akan bertarung di Pilkada Riau 2024 ini. Hal tersebut dibuktikannya dengan mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Gubernur Riau ke 3 partai politik.
Didampingi relawan, Edy Natar mengembalikan formulir ke Partai Demokrat Riau, Nassem Riau dan PDIP Riau. Selain ketiga partai politik itu, mantan Danrem 031 Wirabima itu mengaku sudah berkomunikasi baik dengan PKS, PKB dan PAN.
Edy Natar merupakan mantan Gubernur Riau sisa masa jabatan tahun 2019-2024. Ia sendiri sebelum diangkat menjadi gubernur Riau kurang dari 3 bulan merupakan Wakil Gubernur Riau.
Berita Terkait
-
Demokrat Sudah Tentukan Jagonya di Pilgub Sulteng dan Riau
-
Edy Natar Bakal Duet dengan Ustaz Jebolan Kairo di Pigub Riau, Ini Profilnya
-
Pilgub Riau: Syamsuar Berduet dengan Ulama Senior UAS, Ini Sosoknya
-
Sosok Dua Ustaz Bakal Bertarung di Pilgub Riau, Sama-sama Putra Kampar
-
Deretan Calon Gubernur Riau Sudah Temukan Duetnya di Pilkada 2024
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar